User Tools

Site Tools


tentang_ugm_goes_open_source:apa_itu_ugos

Apa itu UGOS

Pendahuluan

Universitas Gadjah Mada (UGM) menyadari sepenuhnya kebebasan berkarya: mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang tepat tanpa adanya intervensi harus menggunakan produk tertentu. Ide kebebasan ini pula yang menjadi pertimbangan utama ketika produk dilepas ke publik. Publik sebagai komunitas yang menerima juga mendapat kebebasan untuk mempelajari, mencoba, memodifikasi, merevisi, membenarkan, bahkan menyalahkan. Meski demikian, ide kebebasan berkarya tersebut disertai pula tanggung jawab: berarti bukan bebas tanpa tanggung jawab.

Konsep di atas dalam dunia teknologi informasi adalah filsofi mendasar Open Source.

UGM yang selama ini sangat konsisten dengan tema-tema kerakyatan, sebuah ranah publik yang sangat besar, menganggap bahwa kesejajaran filsafi itu dapat diimplementasikan di kampus UGM dalam konteks TIK praktis.

Setiap tahun UGM, karena ketentuan HAKI, membayar biaya sewa closed source Operating System untuk komputer-komputer di kampus. Besarnya sumber daya itu jika dimanfaatkan untuk kepentingan lain, nilainya setara dengan pembangunan laboratorium komputer atau pengadaan perangkat TIK yang sangat besar senilai, atau peningkatan suber daya manusia TIK senilai ratusan juta rupiah. Oleh karenanya, penggunaan Open Source dalam sisi ekonomis bermakna efisiensi yang sangat besar.

Dalam dua konteks di atas itulah maka UGM merumuskan gerakan penggunaan Open Source sebagai sebagai sebuah mainstream baru dalam gerakan besar kebebasan berkarya sekaligus memberikan manfaat ekonomis menlalui efisiensi dengan menggunakan operating system dan aplikasi tidak berbayar. Gerakan ini dinamakan UGM GOes Open Source (UGOS).

Selain itu, UGOS adalah sebuah program/ kegiatan inisiasi mandiri UGM dalam rangka mendukung program pemerintah yang dikenal dengan nama Indonesia Goes Open Source (IGOS). IGOS dicanangkan pemerintah melalui beberapa Kementrian Negara pada tahun 2004.

Selain menjadi bagian dari program Indonesia Goes Open Source, UGOS juga merupakan bagian dari Program Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikenal dengan nama Jogja Goes Open Source atau JGOS.

UGM Goes Open Source adalah sebuah layanan, kegiatan ini sepenuhnya memberikan dukungan support dan pendampingan untuk membantu proses migrasi open source di lingkungan UGM. UGOS beserta tim pendukungnya telah dibentuk secara resmi sejak tahun 2007, sebagai tindak lanjut dari SK Rektor no 70/P/SK/HT/2007 tentang Penetapan Universitas Gadjah Mada Goes Open Source.

Anggota Tim UGOS

tentang_ugm_goes_open_source/apa_itu_ugos.txt · Last modified: 2013/11/01 09:27 (external edit)