User Tools

Site Tools


panduan:panduan_webblog_dengan_wordpress

Pengenalan dan Administrasi Webblog dengan Wordpress

Pengenalan Website

Website yang sering kamu kunjungi ? 
Google.com, Facebook.com,Yahoo.com, Detik.com

apa itu website?

Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).

untitled1.jpg
http://tep.tp.ugm.ac.id
untitled2.jpg
http://tracerstudy.tep.tp.ugm.ac.id
untitled3.jpg
http://permateta.tp.ugm.ac.id
untitled4.jpg
http://bem.tp.ugm.ac.id

Cara Kerja Website

berdasarkan pemrosesan

Server Side

Pengolahan data website yang diminta oleh user diproses di server, output dari proses ini dikirim kembali ke user (ke browser).

   Ex : PHP, MySQL, ASP, JSP 
Client Side

Data website dikirim dari server, masuk ke browser (Internet Explorer, Firefox, Opera,dll). Kemudian data ini diproses di browser.

   Ex : JavaScript, CSS, XML 

berdasarkan konten (isi)

Dynamic

Situs yang mempunyai sistem updating.

  Ex : Blog, Portal, Social Network 
Static

Situs yang hanya merupakan halaman statis, tidak memiliki sistem updating.

   Ex : Website profil, website korporat 

Pengertian Hosting dan Domain

Web Server = Suatu perangkat komputer yang bertugas sebagai penyedia layanan website.

Hosting = Penggunaan sebagian space di web server untuk meletakkan file website Dengan begitu website tersebut akan bisa diakses lewat internet.

Hosting biasanya dilengkapi dengan Control Panel dan File Manger.

untitled5.jpg
Illustration 1: Tampilan Cpanel V10

Rumah tempat website (Web hosting) Web Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar, video, data email, statistik, database dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam website.
Web Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Pengguna akan memperoleh kontrol panel yang terproteksi dengan username dan password untuk administrasi websitenya.
Besarnya hosting ditentukan ruangan harddisk dengan ukuran MB (Mega Byte) atau GB (Giga Byte). Lama penyewaan web hosting rata-rata dihitung per tahun.
Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negeri. Lokasi peletakan pusat data (datacenter) web hosting bermacam-macam. Ada yang di Jakarta, Singapore, Inggris, Amerika, dll dengan harga sewa bervariasi.
Nama domain (Domain name/URL - Uniform Resource Locator). Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan
kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.nama situs .com

Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah :

  • .co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
  • .ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
  • .go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
  • .mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
  • .or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain lain
  • .war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
  • .sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU
  • .web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web

Bagian-Bagian Website

Front End Halaman yang sampai ke pengunjung biasa
untitled6.jpg
Illustration 3: tampilan depan(Front End) Blog UGM

untitled7.jpg
Illustration 4: Tampilan front End Blogger
Back End

untuk sebuah CMS (content management System)
untitled8.jpg
back end wordpress!
untitled9.jpg
back end joomla!
User End
Halaman bagi user yang login. Banyak digunakan untuk website generasi 2.0
untitled10.jpg
Illustration 5: tampilan modul login user end id-joomla

Pengenalan Wordpress


untitled.jpg
Keunggulan Wordpress

  
* Kemudahan posting dengan dukungan WYSIWYG editor.
* Kemudahan administrasi dan maintenance. 
* Fasilitas pencarian yang komprehensif 
* Dukungan berbagai bahasa. 
* Dukungan dokumentasi yang lengkap dan komunitas yang cukup banyak. 
* Lisensi GNU General Public License sehingga dapat didownload secara bebas. 
* Content Based Management System. 


1.Dukungan kategori dan sub kategori posting yang tak terbatas.
2.Sindikasi otomatis dengan RSS(Really Simple Syndication) Feed Atom.
3.Menggunakan interface XML RPC (eXtensible Markup Language Remote Procedure Call. Sebuah protokol client-server yang menerima dan mengirim informasi “di atas”
HTTP. Data dikirim dan diterima dalam format XML tertentu yang dirancang khusus untuk digunakan dengan XMLRPC) yang memungkinkan posting dari mana saja, \\termasuk dari email.
4.Kemudahan penambahan plugin dan themes (tampilan).
5.Kemudahan mengimport data dari sistem blog lainnya, seperti MovableType, Blogger, TextPattern, dan b2evolution.




Installasi Wordpress

Installasi Wordpress Manual di Hosting Domain ugm
1.Pastikan Domain hosting ugm sudah aktif dan siap digunakan, saat pendaftaran pertama kali anda akan mengisi nama domain (domain name), user id (username) dan kata sandi (password) yang akan digunakan untuk masuk ke control panel (cpanel) webhosting ugm. untuk mengeceknya dapat melalui url browser dengan menuliskan nama domain anda. misalkan alamat saya:

http://andrew.staff.ugm.ac.id/cpanel

untitled11.jpg

Illustration 6: akses ke cpanel

kemudian dimasukan user id (username) dan kata sandi (password) yang sudah kita daftarkan sebelumnya.

untitled12.jpg

llustration 7: Login Cpanel

catatan:harap teliti dalam memasukkan username dan password apabila melakukan kesalahan selama kurang lebih 5 kali, cpanel akan mengaggap anda sedang melakukan bruteforce pada mesin server, sehingga anda diminta menunggu sekitar 10 menit untuk dapat mencoba kembali login.

2.Unduh source code Engine Wordpress terbaru yang dapat diperoleh di situs resmi Wordpess.org. Versi terbaru saat tulisan ini dibuat adalah 2.84.

untitled13.jpg
Illustration 8: Wordpress.org

3.Masuk ke pengaturan controlpanel webhosting anda, sesuai dengan petunjuk pada langkah pertama, jika login berhasil anda akan masuk ke halaman home cpanel, seperti gambar dibawah ini.
untitled14.jpg

Illustration 9: Tampilan utama cpanel

bagian cpanel terdapat banyak sekali pengaturan, mulai dari pengaturan preferences, Mail , Files dan lain sebagainya, untuk penjelasan mengenai penggunaan cpanel lebih lanjut dapat dibaca di http://www.cpanel.net/docs/cpanel/

4.Langkah berikutnya adalah mengupload source code Engine Wordpress yang sudah kita unduh pada langkah ke-2 diatas, cara uploadnya menggunakan fasilitas tool yang disediakan oleh cpanel, yaitu File manager pada Tab Files, seperti pada gambar dibawah ini.
untitled15.jpg
Illustration 10: File Manager

kemudian akan muncul pilihan File manager Directory Selection, atau tempat directori yang akan dituju, untuk lebih mudahnya silakan pilih WebRoot(Public_html/www) kemudian Go. akan muncul halaman file manager.

untitled16.jpg
fasilitas File manager pada Cpanel 11 ini berbeda dengan Cpanel 10, tampilannya lebih bersahabat dan memudahkan dalam pengelolaan file. Bagian atas ada button operasi file, bagian sisi kiri terdapat pohon direktori (tree) yang akan memudahkan dalam manajemen filenya. Masuk ke folder public_html untuk mengupload file code Wordpress,

catatan: folder public_html dan www sama, hanya symlinks, jadi tidak perlu kawatir untuk memilih salah satu diantaranya, namun disarankan 
untuk memilih public-html sebagai tempat mengupload. Kemudian pada button operasi (button atas) pilih Button Upload selanjutnya kita pilih file 
yang akan kita upload.


Setelah proses upload berhasil dilakukan, berikutnya pilih menu untuk kembali ke File Manager. Langkah Selanjutnya adalah memecah file wordpress dengan cara menchecklist pada file wordpress dan gunakan lagi button operasi file (button atas) dengan memilih opsi Extract . File paket Code Wordpress biasanya dalam format *.zip atau *.tar.gz.
Proses Ekstraksi akan menghasilkan folder Wordpress, Penamaan ini terserah pada kita apakah akan menggunakan kata wordpress dibelakang domain kita atau tidak. Misalkan saya tidak menghilangkan folder wordpress nya maka alamat website personal dengan wordpress saya adalah http://andrew.staff.ugm.ac.id/wordpress.
Namun apabila saya memindahkan seluruh isi di folder wordpress ke directory public_html maka alamat website personal saya cukup http://andrew.staff.ugm.ac.id. Saya lebih memilih tanpa menggunakan folder wordpress, jadi saya memindahlkan seluruh isi folder wordpress ke folder public_html, Cara memindahkannya adalah dengan menyeleksi semua file dan menggunakan button opersi file dan diarahkan ke folder public_html.
5.Langkah berikutnya adalah menyiapkan database yang akan digunakan sebagai informasi untuk installasi Wordpress kita. Buka kembali home Cpanel dan pilih pada Tab Databases, Kemudian pilih tool My Sql Databases


untitled17.jpg
Illustration 11: Pengaturan Database


\\untitled18.jpg
Illustration 12: Membuat database dan userdatabase


beberapa informasi yang akan diisikan misalkan sebagai berikut:
Membuat Databases

Database name: blog
secara otomatis nama database kita akan menjadi **userkita_namadatabase**,  nama database yang baru saya buat adalah **andrew_blog (ini perlu diingat)**


Kemudian buat Mysql User

User database : user
secara otomatis nama user My Sql kita akan menjadi **userkita_usermysql**,  nama user mysql yang baru saya buat adalah **andrew_user (ini perlu diingat)**

Menambahkan hak akses Memberikan hak akses user andrew_user ke andrew_blog . Untuk menambahkannnya cukup dengan memilih dropdown menu sesuai dengan user mysql dan databases dan klik Add . User yang akan kita berikan akses keseluruhan, dengan check all previllage pada checklist nya. Nama host yang digunakan, secara default adalah localhost (ini perlu diingat)
6.Langkah berikutnya adalah intsallasi wordpress pada browser. Buka pada url browser dengan alamat sesuai dengan alamat default installasi pada langkah ke 4. buka di browser http://andrew.staff.ugm.ac.id. Kemudian muncul informasi mengenai pembuatan file konfigurasi Wordpress, seperti gambar dibawah ini.
untitled19.jpg
Illustration 13: Pemberitahuan Konfigurasi Wordpress
kemudian dipiih button create a configuration file, berikutnya akan mucul informasi mengenai informasi apa saja yang dibutuhkan utnuk konfigurasi. iantaranya sebagai berikut:

nama databases
nama user my sql
password user mysql
nama host
tabel prefiks (apabila menggunakan lebih dari satu enggine wordpress dalam satu databases)

berikutnya pilih button Let’s Go - isikan sesusi dengan informasi yang sudah ditentukan sebelumnya pada langkah ke 5. seperti gambar dibawah ini.
untitled20.jpg
Illustration 14: Pengisian Informasi Database


jika pengisian database benar maka akan muncul konfirmasi untuk proses installasi, kemudian pilih run install langkah Berikutnya akan muncul form mengenai informasi blog yang akan dibuat, dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
untitled21.jpg
Illustration 15: Pengisian Informasi Blog

langkah berikutnya akan keluar halaman informasi mengenai username dan pasword admin, yang perlu diingat adalah

username untuk administrator secara default  adalah admin
password yang pertamakali diberikan wordpress adalah password random hasil generate, disarankan untuk mencatatnya dan sesegera mungkin mengganti
 dengan password baru yang mudah diingat tapi susah ditebak orang lain.



selanjutnya dapat melakukan login dengan username dan password yang sudah kita catat tadi. skrinsyutnya seperti gambar berikut ini.
untitled22.jpg
Illustration 16: Halaman Login

jika login berhasil maka akan muncul dashboard wordpress, seperti gambar berikut ini.

untitled23.jpg
Illustration 17: Halaman Dashboard utama

7.Langkah terakhir dalam installasi adalah mengganti password pemberian enggine wordpress hasil generate dengan password baru, untuk mengubahnya pilih pada tab Users. - pilih pada user admin , dan silakan dilengkapi data diri pribadi sesuai dengan field yang tersedia. - Poin penting adalah mengganti password dengan password yang baru, kemudian pilih menu Update Profile
8.Untuk Melihat hasil installasi wordpress,Klik pada button visit site yang berada pada sisi samping title blog kita pada menu dashboard. dan inilah hasilnya.
untitled24.jpg

Tanpa Kepemilikan Server


1. Buka situs penyedia layanan weblog free, seperti www.wordpress.com, http://dagdigdug.com , http://bedeng.com , juga http://blog.detik.com UGM saat ini juga mengembangkan blog untuk kalangan civitas akademika UGM dapat di diakses lewat http://blog.ugm.ac.id. Untuk kali ini akan kita contohkan dengan layanan http://blog.ugm.ac.id. Tetapi sebelum bisa menggunakan layanan ini anda harus sudah memiliki email ugm.
2. Klik Sign Up, Daftar atau keterangan daftar yang ada.
untitled25.jpg

Illustration 19: Pendaftaran di blog.ugm.ac.id

3. Isi form

a.Username: -> isi nama blog sesuai dengan keinginan (paling sedikit empat huruf/angka)
b.Password: Isi password/kata sandi (sedikitnya enam huruf/angka)
c.Confirm: Ulangi password yang sama dengan di atas.
d.Email Address: Isi email Anda (apabila belum punya email, buat dulu di gmail.com atau yahoomail.com)

untuk layanan blog.ugm.ac.id anda tidak perlu memasukkan password, karena layanan ini menggunakan account email ugm anda.

untitled26.jpg

llustration 20: langkah pertama pendaftaran blog.ugm.ac.id

4. Legal flotsam: beri tanda tik di kotak yang tersedia sebagai tanda “setuju” dengan perjanjian.

5. Beri tanda tik pada menu “Gimme a blog” (biasanya sudah otomatis ada tanda tik di sini).

6. Klik “Next”.

a Blog Title -> Isi judul yang sesuai.
b Language -> Pilih Bahasa Indonesia.
c Privacy -> Kasih tanda tik (biasanya sudah ada otomatis).


untitled27.jpg
llustration 21: langkah kedua pendaftaran blog.ugm.ac.id

7. Klik Sign Up.

8. Akan muncul pesan sebagai berikut:

untitled28.jpg

Illustration 22: Konfirmasi pendaftaran blog berhasil

9. Itu berarti Anda sudah berhasil membuat blog. Silahkan login ke blog Anda. Berikut alamat penting untuk Anda: Untuk login, buka: http://namabloganda.blog.ugm.ac.id/wp-login

10. Isi username (=nama blog) dan password.

11. Selanjutnya anda akan dihadapkan pada dashboard untuk pengaturan weblog anda.

Administrasi Wordpress



Administrasi Konten (isi)


Setelah login, anda akan langsung masuk ke Dashboard atau Dasbor. Di situ terdapat dua bagian menu utama. Yang bagian atas atau sebut saja “menu atas” ada menu Dasbor (Dashboard), bagian ini digunakan untuk melakukan pengaturan isi weblog, seperti :

(a) Posts; untuk pengaturan kontent yang bersifat dinamis,
(b) Media; pengaturan kontent berupa gambar, video, dll,
(c) Links,
(d) Pages; pages adalah kontent yang bersifat statis,
(e) Comments.


untitled29.jpg
Illustration 23 menu bagian atas (pengaturan isi weblog)

A.Posts

Content (isi) atau artikel dalam wordpress dibagi dalam dua macam yang bersifat statis dan dinamis. Post merupakan artikel yang bersifat dinamis. Dalam menu ini ada beberapa sub menu : a. Edit; jika anda klik akan muncul daftar post / artikel yang sudah pernah anda buat. Dari daftar artikel tadi anda bisa mengedit artikel atau malah menghapus artikel yang sudah ada.

untitled30.jpg
Illustration 24: Submenu Edit post

b. Add New; jika anda ingin membuat artikel yang baru maka menu ini yang harus anda pilih.
untitled31.jpg
Illustration 25: Form untuk membuat post baru




- Anda akan dihadapkan pada form untuk menulis artikel. Wordpress sudah menggunakan WYSIWYG editor dalam form penulisan isi artikel, jadi anda tinggal menulis sebagaimana anda ingin tulisan itu ditampilkan.
- Bagi anda yang tidak suka menggunakan WYSIWYG editor jangan berkecil hati, wordpress juga menyediakan form editor untuk pengguna yang lebih suka menulis artikel dengan tag-tag html.
- Organisasikan artikel anda dalam categories ataupun tags. Anda dapat melakukan ini dengan memanfaatkan kolom post tags dan categories yang ada di sisi sebelah kanan agak bawah.
- Kolom Publish yang ada pada sisi kanan atas digunakan untuk mem-publish post atau artikel yang telah dibuat. Jika anda bermaksud menyimpan untuk sementara waktu artikel yang anda buat karena sesuatu hal, klik tombol Save Draft. Klik tombol publish untuk menampilkan artikel dalam fornt end weblog anda sehingga semua orang bisa membaca artikel anda.

Masih banyak lagi pengaturan artikel yang ada dalam tampilan membuat artikel baru ini, tapi kebanyakan hanya bersifat opsional.


- Kolom Excerpt (dibawah editor artikel), merupakan form isian untuk menuliskan ringkasan dari artikel. Excerpt biasanya digunakan untuk template tertentu.
- Kolom Send Trackbacks. Jika anda merujuk pada suatu weblog dalam menulis artikel dan anda ingin memberitahukan apa yang telah anda lakukan kepada pemilik weblog yang anda rujuk tadi, isikan link artikel weblog rujukan anda pada form isian di kolom ini.
- Kolom Custom Fields, biasanya digunakan pada template yang memerlukan data-data tambahan dari sebuah artikel.
- Kolom Discussion, anda tidak ingin orang berkomentar dalam artikel anda?. Atau anda tidak ingin orang lain melakukan trackbacks ataupun pingbacks pada artikel anda?. Di sinilah pengaturan itu dilakukakan, cukup beri tanda centang atau hilangkan tanda centang pada pilihan anda.

Pingbacks adalah notifikasi otomatis yang muncul jika orang lain melakukan trackbacks pada artikel anda.


- Kolom Post Author, pengaturan author (pembuat) artikel.
c. Post Tags; sub menu ini digunakan untuk menambah, mengubah dan menghapus tag.
untitled32.jpg
Illustration 26: Submenu Post Tags


d. Categories; pengorganisasian artikel ke dalam kategori akan memudahkan pengelolaan artikel. Bagi pembaca artikel penggunaan kategori juga bisa membantu menelusuri artikel yang sesuai. Sub menu Categories digunakan untuk menambah kategori baru, mengedit atau menghapus kategori yang sudah ada.


untitled33.jpg

Illustration 27: Submenu Post Categories


B.Media

Menggunakan wordpress anda bisa memasukkan bukan hanya gambar, video atau lagu favorit anda pun bisa anda sertakan dalam artikel anda. Dalam menu inilah media-media seperti itu di-manage.
a.Media Library/Library berfungsi menampilkan media-media yang sudah pernah anda upload sebelumnya. Anda bisa melakukan perubahan judul, caption atau menambah deskripsi media yang anda pilih dengan menekan “edit”, atau mungkin malah menghapus dengan menekan “delete”.

untitled34.jpg

Illustration 28: Media library b.Add New, berfungsi untuk mengupload media baru.
\\untitled35.jpg

Illustration 29: Upload media baru




Kalau diklik akan muncul 3 (tiga) submenu sbb:
a. Edit, untuk mengedit, merubah atau menghapus taut (link) yang ada.

untitled36.jpg

Illustration 30: Submenu Edit Links

b. Add New, untuk menambah link baru.

untitled37.jpg

Illustration 31: Form untuk menambahkan link baru

c. Link Categories, kategorisasi link. Bedakan dengan kategori artikel post.



D.Pages



Jika post adalah konten yang bersifat dinamis, maka page adalah kontent yang bersifat statis. Terdapat dua sub menu untuk pengaturan Pages ini. a. Edit, untuk mengelola page yang sudah ada. Tampilan muka pengelolaan page dan post kurang lebih sama. Yang sedikit membedakan tidak ada pengkategorian atau penggunaan tag dalam page. Dalam page tidak digunakan istilah Trackbacks ataupun Pingbacks.

untitled38.jpg

Illustration 32: Daftar page


b. Add New, untuk membuat page baru.


E.Comments




Komentar, menampilkan seluruh komentar di blog Anda. Di sini kita bisa mengedit atau men-delete komentar yang ada.

untitled39.jpg
Illustration 33: Submenu Comments


a. Pending, kalau diklik akan menampilkan komentar yang masuk daftar moderasi yang bisa Anda edit dengan “setujui” ( approve ), “hapus” ( delete ), “ spam ” ( dianggap spam ). b. Approved , akan menampilkan daftar komentar dengan status approve. c. Spam , kalau diklik akan menampilkan komentar yang masuk daftar spam (sampah).


Administrasi System




Selanjutnya pada kelompok menu bagian bawah adalah menu-menu untuk pengaturan system weblog. Dalam menu ini terdapat beberapa sub menu seperti :

untitled40.jpg
Illustration 34
Menu bagian bawah (pengaturan system weblog)

a)  Appearance (tampilan); pengaturan tampilan weblog,
b)  Plugins; pengaturan komponen tambahan,
c)  Users (pengguna); pengaturan pengguna,
d)  Tools; menu-menu bantuan pengelolaan sistem wordpress,
e)  Settings (pengaturan); pengaturan sistem wordpress secara keseluruhan.



A.Appearance (Tampilan)

Menu ini digunakan untuk pangaturan tampilan front-end dari weblog anda. Secara garis besar adalah pengaturan template wordpress yang akan anda gunakan untuk tampilan front-end. Secara default terdapat 4 submenu dalam menu ini, sbb : a. Themes (Tema), menampilkan daftar template yang bisa kita pilih untuk blog kita. Tinggal klik template yang anda suka, maka template weblog akan berubah sesuai dengan yang anda pilih.


untitled41.jpg

Illustration 35: pemilihan themes untuk weblog


b. Widgets, berisi pengaturan untuk mengaktifkan widget dan memilih widget yang ingin kita tampilkan di sidebar. Baik itu sidebar pada halaman muka (home), halaman post maupun halaman page.

untitled42.jpg

Illustration 36: Pengaturan widget

Pengaturan widget pada wordpress sudah berbasis ajax, anda tinggal melakukan drag & drop untuk memasang widget. Pilih widget yang tersedia di sebelah kiri, kemudian tarik ke dalam kolom “Index Sidebar/Page Sidebar/Post Sidebar” disebelah kanan. Widget akan terpasang di sidebar secara otomatis dalam weblog anda.
a.Editor, untuk merubah file CSS template blog maupun script PHP dari template blog anda. Ini bagi blogger lanjut, tidak disarankan bagi pemula.
b.Add New Themes, pada beberapa versi terakhir wordpress terdapat fitur tambahan untuk menambahkan template. Dalam menu ini anda bisa mencari themes wordpress dari gallery themes resmi milik wordpress.org. Jika berkenan anda juga bisa mengupload sendiri themes yang anda inginkan.


B.Plugins



Merupakan komponen tambahan untuk meningkatkan kinerja weblog anda. Seperti fitur anti spam, image gallery, dll. Terdapat 3 submenu dalam pengaturan plugins ini :
a.Installed (Plugins Installed), menampilkan daftar plugin yang telah ter-install (active plugins) pada system weblog (wordpress) dan plugin yang tidak aktif (inactive plugins).
- Dalam deskripsi setiap plugin tersebut biasanya terdapat keterangan penggunaan serta link-link yang merujuk pada pengaturan plugin tersebut.
- Untuk mengaktifkan plugin anda tinggal menekan “Activate” dalam baris yang sama dengan plugin yang anda pilih. Untuk tidak mengaktifkan pilih “Deactivate”.

untitled43.jpg

Illustration 37: menu aktiivasi plugin

b. Add New, anda dapat mengupload file paket plugin anda ke dalam system weblog menggunakan submenu ini. Anda juga dapat melakukan pencarian plugin dalam database plugin wordpress.org melalui submenu ini. c. Editor, digunakan untuk mengubah kode suatu plugin. Sama halnya dengan fitur editor dalam menu Themes, fitur ini tidak disarankan bagi pengguna pemula.



B.Users (Pengguna)




Untuk menambah user / pengguna yang memiliki akses ke blog Anda sebagai kontributor, co-author, atau subscriber. Anda bisa memiliki lebih dari satu user account untuk akses ke blog Anda.
a.Authors & Users, menampilkan daftar pengguna dalam system weblog anda. Anda bisa melakukan perubahan profile pengguna dari submenu ini, arahkan kursor pada salah satu baris pengguna, klik “Edit” maka anda akan diarahkan pada tampilan muka untuk perubahan profile pengguna. Perubahan yang dapat anda lakukan meliputi :
untitled44.jpg
Illustration 38: Daftar pengguna dalam system weblog


- Personal Options; pengaturan personal untuk system seperti warna themes, dll,
- Name; pengaturan nama pengguna, nama depan, nama belakang, nama untuk ditampilkan pad public, dll,
- Contact Info; informasi kontak pengguna, email, YM!, dll,
- Abut Yourself, deskripsi singkat diri anda, dan
- New Password, pengaturan password baru bagi pengguna.

\\untitled45.jpg

Illustration 39: Pengaturan profile pengguna


Jika ingin menghapus pengguna tinggal tekan “Delete”.
a.Add New, digunakan untuk menambah pengguna baru.

untitled46.jpg
Illustration 40: Form penambahan pengguna baru



Dalam wordpress terdapat beberapa level pengguna (role) sbb:
1) Administrator; pengguna yang mempunyai hak akses penuh untuk semua fitur administrasi (back-end),
2) Editor; pengguna ini dapat membuat artikle (post), mengelola artikle baik itu artikel-nya sendiri dan orang lain,
3) Author; hanya dapat membuat artikel dan mengelola artikel-nya sendiri,
4) Contributor; pengguna ini bisa menulis dan mengelola artikel-nya tapi tidak punya hak untuk mempublishnya.
5) Subscriber; pengguna yang hanya bisa membaca, memberi komentar dan menerima news latters, dll.


c. Your Profile, digunakan untuk melakukan perubahan pada account pribadi anda. Tampilan muka submenu ini kurang lebih mirip dengan tampilan muka fitur “Edit” pada submenu Authors & Users.

D.Tools

Menu ini merupakan fitur tambahan yang disediakan oleh system wordpress untuk lebih memudahkan dalam pengelolaan system. Terdapat 5 submenu dalam menu ini, sbb:
a.Tools, berisi fitur tambahan untuk memudahkan penggunaan wordpress. Kebanyakan seperti add-ons pada web browser.
b.Import. Jika anda punya weblog lain sebelum membuat yang sekarang ini, mungkin anda ingin memindah artikel-artikel terdahulu ke dalam weblog yang sekarang. Dengan fitur import ini hal tersebut dapat anda lakukan. Sebelumnya anda harus memiliki file export dari weblog lama anda.
c.Export, digunakan untuk membuat file export yang nantinya digunakan dalam menu Import.
d.Upgrade, anda dapat melakukan upgrade versi wordpress secara otomatis melalui menu ini.
e.Backup, membuat file backup database secara berkala sangat dianjurkan. Dalam menu ini anda bisa membuat file backup database sesuai keinginan anda. Anda bisa menyimpan file backup tersebut di tempat hosting anda, dalam email anda atau dalam komputer lokal anda.


E.Settings



Menu ini berisi pengaturan system weblog secara umum. Jika diklik akan muncul 8 (delapan) submenu sbb:
a.General (Opsi Umum), berfungsi untuk

1.Membuat atau mengedit judul blog (Blog Title),
2.Slogan (deskripsi) blog (Tagline),
3.Memilih / mengedit bahasa yang digunakan di blog,
4.Pengaturan tanggal dan waktu,dll.

b.Writing (Opsi Menulis), yang terpenting dalam submenu ini adalah menu “Kategori tulisan standar”.

c.Reading (Opsi Membaca).

1.Halaman Depan (Frontpage), pilih “Tulisan Terakhir” (sudah otomatis);
2.Halaman Blog (Blog post), pilih berapa artikel yang tampil di halaman utama;
3.Umpan Sindikasi (Syndicated Feed), “Tunjukkan yang terkini:” pilih 10; “Untuk tiap artikel, tunjukkan:”, pilih Teks Penuh;

d.Discussion.

Adalah pengaturan untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan


e.Media.


Pengaturan ukuran media gambar dalam system weblog anda. Seperti ukuran default untuk gambar thumbnail, ukuran pixel untuk gambar medium dan large.


f.Privacy. Jika anda ingin weblog anda tidak ter-indeks oleh search engine seperti google atau yahoo search, pada menu inilah pengauran ini dilakukan. Artikel yang sudah ter-indeks oleh search engine maka akan menjadi konsumsi publik, jika artikel anda bersifat privat ada baiknya anda “menyembunyikan” weblog anda dari search engine.


g.Permalinks.


Adalah pengaturan bagaimana url weblog anda akan ditampilkan pada browser. Apakakah seperti ini :
http://parisberkata.getux.com/?p=123
atau seperti ini :
http://parisberkata.getux.com/2009/08/sample-post/



h.Miscellaneous.



Merupakan pengaturan yang berhubungan dengan upload file kedalam system wordpress anda. Seperti dimana anda ingin menyimpan file hasil upload, bagaimana pengorganisasian file-file yang telah anda upload dll.

Jika anda menjumpai menu yang lain selain yang telah kita bahas diatas, kemungkinan itu adalah menu pengaturan untuk plugin yang telah anda
pasang sebelumnya. Beberapa plugin membuat submenu pengaturan sendiri di bawah menu Settings, namun ada juga yang menematkan submenu 
pengaturannya pada menu Tools.






Memasang Themes Baru




Memasang Themes dari Komputer Lokal



Suatu saat anda sedang browsing internet, tanpa sengaja anda menemukan sebuah weblog yang desainnya membuat anda terkesima. Anda berpikir desain itu akan cocok untuk weblog pribadi anda. Setelah anda telusuri lebih jauh, sang empunya weblog ternyata memperbolehkan anda mengundung (download) themes tersebut. Dengan senang hati anda mengunduh themes tersebut, anda kemudian menyimpannya di komputer pribadi (lokal) anda. Tapi bagimana caranya memasang themes itu dalam system weblog ?. Berikut langkah-langkahnya :


1.Buka administrasi wordpress anda. Kemudian login dengan user dan password anda.
2.Dalam dashbord, pilih menu Appearance > Add New Themes.
3.Pada bagian atas, pilih tab “upload”.

untitled47.jpg

Illustration 41: Proses installasi themes


4.Akan muncul form untuk meng-upload themes kesayangan anda tadi. Klik “browse” untuk mencari dimana anda meletakkan themes hasil unduhan anda tadi.

Biasanya themes yang anda unduh dari internet akan berupa paket dengan format .zip. Installasi themes dengan langkah ini juga mensyaratkan
paket themes berformat .zip.




5.Jika sudah menemukan themes anda tadi klik tombol “Install Now”.
6.Tunggulah beberapa saat sampai muncul konfirmasi seperti berikut ini. Maka themes baru sudah terpasang pada system weblog anda.
\\untitled48.jpg

Illustration 42: Konfirmasi installasi themes berhasil


7.Klik “Preview” untuk melihat bagaimana tampilan weblog baru anda, jika sudah yakin baru klik “Activate”. Design baru akan terpasang pada weblog anda.

Memasang Themes Secara online



Dalam wordpress versi 2.84 terdapat fitur searching serta browsing themes dari gallery themes wordpress.org. Dengan kata lain anda tidak perlu browsing ke weblog orang lain untuk mencari themes yang menarik, wordpress menyediakan akses ke koleksi themes terbaik mereka.


1.Dalam menu “Add New Themes”, pilih tab search/featured/newest/recently updated.

a) Tab search akan mengarahkan anda dalam form pencarian themes berdasarkan keyword tertentu (warna, pembuat, nama themes, dll)
b) featured akan menampilkan koleksi terbaik yang dimiliki wordpress.org
c) newest akan menampilkan koleksi thems terbaru yang ada dalam koleksi wordpress.org
d) recently update akan menampilkan themes yang baru saja di update oleh pembuatnya.


2.Anda akan dihadapkan pada gallery themes dari wordpress.org, dalam setiap item themes terdapat link “Install” dan “Preview”.

untitled49.jpg
Illustration 43: Gallery featured themes dari wordpress.org

3.Kami sarankan anda melihat dulu bagaimana themes pilihan anda tersebut diaplikasikan lanngsung dalam sebuah weblog. Klik “Preview” untuk melakukan hal tersebut.
\\untitled50.jpg

Illustration 44: Preview themes pada sebuah weblog


4.Jika anda sudah yakin ingin menggunakan sebuah theme, baru anda klik “Install”. Anda akan dihadapkan pada jendela baru, klik “Install Now”.
\\untitled51.jpg

Illustration 45: Installasi themes


5.Wordpress akan membutuhkan sedikit waktu untuk proses installasi ini, sampai akhirnya muncul konfirmasi proses installasi selesai. Selanjutnya anda dapat mengaktifkan themes baru anda tersebut.

untitled52.jpg
Illustration 46: Konfirmasi installasi themes berhasil



Memasang Plugin


Pada dasarnya proses installasi plugin dalam system weblog hampir sama dengan proses installasi themes. Jika anda sudah pernah mengunduh paket plugin anda tinggal menggunakan fitur “Upload”. Atau gunakan fitur “Search/Featured/Popular/Newest/Recently Updated” untuk mencari plugin yang anda inginkan.


Memasang Plugin dengan Fitur “Upload”



1.Dari dashbord pilih menu Plugins > Add New.
2.Pilih fitur “Upload” pada tab bagian atas.
3.Pilih (Browse) plugin yang ada di komputer lokal anda. Klik “Install Now”.
4.Wordpress mungkin membutuhkan sedikit waktu untuk proses installasi sampai akhirnya akan muncul pesan konfirmasi plugin berhasil di install dalam system weblog anda.
5.Anda dapat langsung mengaktifkan plugin tersebut. Tekan “Activate Plugin” untuk melakukannya.
6.Plugin sudah siap digunakan.


Memasang Plugin dari database wp-plugin.net



1.Masih menggunakan menu Plugins > Add New.
2.Pilih fitur “Search/Featured/Popular/Newest/Recetly Updated” dari tab bagian atas. Anda dapat mencoba fitur tersebut satu per satu untuk mendapatkan hasil pencarian yang berbeda.
3.Jika anda sudah menemukan plugin yang anda cari, tekan “Install” pada kolom “action” di sebelah kanan.
4.Anda mungkin harus menunggu beberapa saat untuk proses installasi.
5.Jika pesan konfirmasi proses installasi sudah muncul, anda bisa mengaktifkan plugin pilihan anda dengan menekan “Activate Plugin”.
6.Plugin sudah siap digunakan dalam weblog anda.

Setiap plugin punya menu pengaturan sendiri-sendiri, letaknya pun bisa dimana saja (menjadi submenu Plugins, submenu Settings, 
atau malah membuat menu sendiri). Kami sarankan anda membaca manual plugin yang anda install, biasanya setiap plugin punya web 
official sebagai media feedback bagi penggunanya.
panduan/panduan_webblog_dengan_wordpress.txt · Last modified: 2013/11/01 09:27 (external edit)