User Tools

Site Tools


panduan:panduan_virtualisasi_menggunakan_xen

Panduan Virtualisasi Menggunakan Xen

Pada instalasi server konvensional, satu buah server fisik biasanya dialokasikan hanya untuk satu layanan atau satu web tertentu saja. Dengan cara seperti ini jelas menjadi kurang efisien. Oleh karena itu untuk dapat dilakukan virtualisasi sehingga dalam satu server fisik bisa terdapat beberapa server logis atau virtual.

Dalam panduan virtualisasi ini, OS yang digunakan adalah Debian dan hypervisornya menggunakan Xen 4.0. Hypervisor bisa disebut juga sebagai manajer dari virtual machine. Jenis-jenis atau tipe virtualisasi dapat dilihat di sini

Dalam virtualisasi terdapat istilah Host (disebut dom0 pada xen) dan Guest (disebut sebagai domU pada xen). Dalam virtualisasi, Host adalah tempat dimana virtualisasi tersebut berjalan sedangkan guest adalah mesin virtual tersebut.

Instalasi dom0

Pertama, install xen hypervisor, kernel xen, dan xen-tools. Xen hypervisor dan kernel xen sudah terdapat dalam metapackage bernama xen-linux-system.

$ sudo aptitude -P install xen-linux-system xen-tools

Setelah terinstall akan terdapat kernel baru yaitu kernel debian yang sudah dipatch sesuai dengan kebutuhan xen. Grub2 akan membuat kernel xen bukan pada urutan pertama sehingga urutan booting pada grub harus diubah agar dapat booting menggunakan kernel xen. Untuk mengubah urutan booting dengan cara :

$ sudo mv -i /etc/grub.d/10_linux /etc/grub.d/21_linux

setelah dieksekusi jangan lupa melakukan

update-grub

Agar dom0 mendapatkan alokasi memory khusus bisa menambahkan parameter grub di dalam /etc/default/grub

GRUB_CMDLINE_XEN_DEFAULT="dom0_mem=512M"

Tentu saja 512M dapat diganti sesuai dengan kebutuhan.

Setelah selesai melakukan perubahan pada grub harus diakhiri dengan

update-grub

Pada keadaan default, ketika xen melakukan shutdown (atau ketika server dimatikan), xen menyimpan status/keadaan terakhir dari domU. Kegagalan penyimpanan status dapat terjadi jika /var penuh. Maka dari itu penyimpanan status/keadaan domU dapat ditiadakan ketika server dimatikan karena sangat aman jika domU ikut mengalami shutdown ketika xen/dom0/server mengalami shutdown. Untuk meniadakannya dan memastikan bahwa domU ikut mengalami shutdown dapat men-setting parameter berikut di /etc/default/xendomains

XENDOMAINS_RESTORE=false
XENDOMAINS_SAVE=""

Untuk membatasi mencegah balooning dan penggunaan memori minimal pada dom0 bisa men-set parameter berikut pada /etc/xen/xend-config.sxp

(dom0-min-mem 512)
(enable-dom0-ballooning no)

Tentu saja 512M dapat diganti sesuai dengan kebutuhan.

Agar domU juga dapat menggunakan jaringan direkomendasikan untuk menggunakan metode bridge. Untuk men-setnya cukup menghilangkan tanda komentar (tanda # ) atau dapat pula menambahkan opsi lain pada parameter di /etc/xen/xend-config.sxp

(network-script network-bridge antispoof=yes)

Instalasi domU

Instalasi domU atau pembuatan virtual machine dilakukan dengan tool bernama xen-tools.

Referensi Tambahan

panduan/panduan_virtualisasi_menggunakan_xen.txt · Last modified: 2013/11/01 09:27 (external edit)