User Tools

Site Tools


panduan:linuxmint_9

11.jpg


Linux Mint adalah sebuah sistem operasi komputer berbasis distribusi Ubuntu Linux, yang juga merupakan sistem operasi berbasis Debian.

Linux Mint menawarkan sistem operasi terkini yang stabil untuk kalangan pengguna menengah yang didistribusikan sebagai open source. Lisensi utama yang digunakan adalah GNU General Public License (GNU/GPL), bersama dengan GNU Lesser General Public License (GNU/LGPL), yang secara eksplisit menyebutkan bahwa pengguna dapat dengan cuma-cuma menjalankan, memperbanyak, mendistribusi, mempelajari, mengubah, mengembangkan, dan memperbaiki Linux Mint. Linux Mint juga memasukkan beberapa perangkat lunak dengan hak cipta, seperti plugin Adobe Flash. Linux Mint dibiayai oleh komunitas penggunanya. Perusahaan dan pengguna individu yang menggunakan Linux Mint dapat bertingkah sebagai donor, sponsor, dan partner dari distribusinya. Dukungan finansial dari komunitasnya serta iklan yang dipasang di websitenya sangat membantu Linux Mint untuk tetap menjadi sistem operasi gratis dan open source.

Tujuan utama dibuatnya Linux Mint adalah untuk menyediakan sebuah sistem operasi yang modern, elegan, dan nyaman untuk digunakan sekaligus kuat dan mudah digunakan.

Dimulai pada tahun 2006, Linux Mint kini menjadi sistem operasi ke-4 yang paling banyak digunakan sebagai sistem operasi rumahan dibelakang Microsoft Windows, Apple Mac OS, dan Ubuntu dari Canonical.

Beberapa alasan dibalik kesuksesan Linux Mint diantaranya adalah:

  • It works out of the box, dengan dukungan multimedia penuh dan sangat mudah untuk digunakan.
  • Gratis, sekaligus open source.
  • Dijalankan oleh komunitas. Pengguna disarankan untuk menyampaikan kritik dan saran sehingga idenya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kekurangan Linux Mint.
  • Didasari oleh Debian dan Ubuntu. Linux Mint menyediakan sekitar 30,000 paket perangkat lunak dan merupakan salah satu software manager terbaik.
  • Aman dan dapat dipercaya. Dengan pendekatan software update yang konservatif,sebuah Update Manager yang unik dengan kekuatan arsitektur Linux-nya, Linux Mint hanya membutuhkan sangat sedikit maintenance. (tanpa regresi, tanpa antivirus,tanpa anti-spyware, …, dll.)

INSTALASI LINUX MINT 9

Sebelum memulai instalasi, pastikan bahwa anda telah memiliki CD/DVD instalasi Linux Mint 9. Jika belum, anda dapat mengunduhnya secara cuma-cuma melalui website-nya di http://linuxmint.com/.

Ada beberapa cara untuk melakukan instalasi Linux Mint kedalam komputer anda. Namun pada panduan ini, anda akan melakukan instalasi Linux Mint pada komputer anda secara “fisik” ke harddisk anda menggunakan Live CD/DVD yang telah disediakan.

1. Boot kedalam Live CD/DVD

Mula-mula tempatkan Live CD/DVD pada CD/DVD-ROM anda lalu boot kedalamnya melalui menu pada BIOS komputer anda. Kemudian, tunggu hingga proses selesai dan muncul tampilan default Live CD/DVD Linux Mint 9.

2.jpg

2. Install Linux Mint

Setelah Live CD/DVD membawa anda pada desktop live dari Linux Mint 9, pilih “Install Linux Mint” dengan melakukan double-click diatasnya. Sebenarnya pada momen ini anda sudah dapat menggunakan Linux Mint dalam keadaan live dimana sistem operasi tidak dipasang pada harddisk anda melainkan dijalankan secara langsung melalui Live CD/DVD dengan beberapa keterbatasan.

Tunggu hingga muncul layar instalasi.

Sebenarnya instalasi Linux Mint hanya mencakup 7 langkah mudah. Namun, pada panduan ini kita akan membahasnya sedikit lebih mendetil.

3. Pemilihan Bahasa

Pilih bahasa yang ingin anda gunakan saat instalasi dan setelah instalasi (dapat diubah kembali). Dalam panduan ini, kita biarkan opsi tetap berada pada pilihan English. Kemudian tekan Forward.

3.jpg

4. Pemilihan Lokasi

Tentukan daerah dimana anda tinggal serta zona waktu yang berlaku di tempat anda tinggal sehingga Linux Mint dapat menyesuaikan waktu di tempat anda dan melakukan update dari update server terdekat. Kemudian tekan Forward.

4.jpg

5. Pemilihan Keyboard Layout

Tentukan layout keyboard yang anda gunakan. Pada umumnya keyboard di Indonesia menggunakan layout USA dimana QWERTY telah menjadi standarnya. Namun jika anda menggunakan layout lain silahkan ubah opsi dalam dialog ini. Jika tidak, lanjutkan instalasi dengan menekan tombol Forward.

5.jpg

6.1. Penentuan Partisi

Penentuan partisi bisa jadi hal yang paling menyenangkan atau malah menakutkan bagi sebagian kalangan, karena anda memang perlu sedikit berhati-hati dalam menentukan partisi kecuali anda sudah betul-betul paham dan yakin akan apa yang anda lakukan, jika tidak, malah bisa-bisa data dalam harddisk anda hilang akibat ulah anda sendiri.

6.jpg

Jika pada komputer anda telah terpasang sistem operasi lain, maka nama dari sistem operasi tersebut akan muncul pada layar diatas yang diikuti dengan alokasi partisi nya pada harddisk anda.

Opsi pertama (“Erase and use the entire disk”) memang adalah opsi paling mudah karena anda tidak perlu pusing-pusing memikirkan soal pembuatan partisi karena installer akan mengalokasikan seisi harddisk anda sebagai partisi dari Linux Mint.

Dalam panduan ini kita akan memilih opsi kedua dimana kita akan menentukan partisi sendiri yang tentunya akan lebih fleksibel dan dapat dirancang sesuai dengan keinginan.

7.jpg

Kemudian tekan Forward.

6.2. Pembuatan Partisi

8.jpg

Pada layar ini, tekan New Partition Table.

9.jpg

Tekan Continue pada saat layar konfirmasi diatas muncul kecuali jika anda ingin membuat banyak table partisi dalam satu harddisk.

10.jpg

Setelah tabel partisi berhasil dibuat, arahkan pointer pada pilihan “free space” kemudian tekan diatasnya, lalu tekan Add…

111.jpg

Isikan kotak kosong pada layar ini sesuai dengan keinginan anda.

New partition size adalah ukuran partisi yang akan anda buat, anda disarankan untuk membuat partisi dengan ukuran diatas 5 GB.

Use as adalah file system yang ingin anda gunakan pada partisi ini. Pada umumnya kalangan pengguna Linux menggunakan file system Ext2/3/4. Pada panduan ini kita akan menggunakan Ext4, maka pilih Ext4 journaling file system.

Mount point adalah lokasi fisik yang akan digunakan sebagai root dari file system partisi tersebut. Dalam panduan ini kita menggunakan “/” sebagai mount point.

Setelah selesai, tekan OK.

Selain partisi yang akan digunakan untuk menyimpan file sistem operasi serta dokumen anda, pada setiap instalasi Linux sangat disarankan untuk membuat partisi Swap dimana partisi tersebut akan menjadi Virtual Memory dari komputer anda yang tentunya akan sedikit meringankan kerja komputer anda.

Maka kita akan membuat partisi baru lagi dengan menekan tombol Add… dan pastikan pilihan telah diarahkan pada pilihan “free space”.

12.jpg

Anda tidak perlu memberi partisi Swap ruang yang terlalu besar, namun tidak terlalu kecil. Dalam panduan ini, kita akan menggunakan seluruh sisa ruang yang tersedia yakni 2589 MB. Namun tentunya anda dapat menggunakan angka lain seperti 2048 MB (2 GB) atau 4096 MB (4 GB) atau lebih kecil.

Perlu diingat untuk merubah Type for the new partition menjadi Logical dan kotak Use as menjadi swap area.

Setelah selesai, tekan OK.

13.jpg

Inilah tampilan dialog step 5 setelah pembuatan partisi selesai. Setelah yakin akan pilihan anda, tekan Forward.

7. Informasi Pengguna

Pada layar berikutnya, isikan kotak-kotak kosong sesuai dengan keinginan anda. Namun perlu diperhatikan bahwa disinilah anda menentukan username, password, dan nama komputer anda. (dapat diubah di lain waktu)

14.jpg

Setelah selesai, tekan Forward.

8. Mulai Instalasi

Pada layar ini ditampilkan ringkasan informasi dari opsi-opsi yang telah anda pilih dan tentukan pada layar-layar sebelumnya. Jika anda sudah yakin, tekan Install, namun jika anda ingin mengubahnya lagi, anda dapat menekan Back.

15.jpg

9. Proses Instalasi

16.jpg

Pada layar ini, serahkan sepenuhnya pada installer untuk melakukan instalasi Linux Mint pada komputer anda. Tunggu hingga proses instalasi selesai.

Setelah proses instalasi selesai, maka anda akan ditawarkan untuk melakukan restart komputer dan masuk ke sistem operasi Linux Mint yang telah terpasang pada komputer anda, atau melanjutkan sesi Live dari Live CD/DVD.

17.jpg

Jika anda sudah cukup bersenang-senang pada sesi Live, tekan Restart Now. Namun jika anda masih penasaran dan ingin bermain sedikit pada sesi Live, tekan Continue Testing. Perlu diketahui bahwa sesi Live dapat diakses kapan saja dengan melakukan booting melalui Live CD/DVD.

10. Instalasi selesai!

Anda mungkin belum percaya, tetapi ternyata instalasi sistem operasi Linux Mint itu cukup mudah, bukan?

Berikut adalah tampilan awal dari Linux Mint yang telah terpasang pada komputer anda. Pilih username anda beserta password-nya (jika anda memberikan password pada saat instalasi).

18.jpg

Selamat datang di desktop baru anda!

19.jpg

panduan/linuxmint_9.txt · Last modified: 2013/11/01 09:27 (external edit)