User Tools

Site Tools


panduan:freebsd

Bagian 1 Installasi FreeBSD

Apa FreeBSD ? FreeBSD adalah operating system yang berdasar 4.4 BSD Lite untuk personal komputer berbasis Intel, seperti AMD, Cyrix atau Netgen “x86”, pc98 dan alpha. Dan bekerja dengan baik pada bermacam macam peripherals dan konfigurasi dan dapat digunakan untuk semua dari software yang dikembangkan untuk perlengkapan layanan internet.
Mengapa FreeBSD ? Software FreeBSD dapat diperoleh gratis di ftp://ftp.freebsd.org/ dan untuk mengetahui informasi baru dan update langsung di internet http://www.freebsd.org. Setiap release FreeBSD berisi semua yang diperlukan pada sebuah sistem, terdapat pula didalamnya source code. Source code yang terdapat lengkap didalamnya anda dapat mengkompile ulang sesuai dengan kebutuhan. Dibuat untuk pelajar, peneliti atau siapa saja yang ingin menggunakan dan membantu perkerjaanny

Langkah Installasi

Instalasi FreeBSD dapat dilakukan melalui berbagai cara, instalasi dari CDROM, Instalasi dari Floppy Disk, instalasi dari partisi DOS, instalasi dari QIC/SCSI tape, dan instalasi melalui network.
Untuk lengkapnya dapat dilihat file INSTALL.TXT pada CDROM FreeBSD atau ftp://ftp.FreeBSD.org/pub/FreeBSD/{Version}-RELEASE/INSTALL.TXT Installasi paling mudah adalah dengan CDROM dimana pada versi CDROM ini boot image terdapat dalam CDROM. Asalkan BIOS PC yang dipakai mendukung untuk boot melalui CDROM anda dapat melewati bagian membuat disk boot dan langsung bagian Installasi.
Langkah langkah dalam installasi FreeBSD

1. Membuat Disk Boot

Untuk mempermudah installasi diperlukan sebuah disket untuk booting awal sampai masuk menu installasi. Disket ukuran 1,44 Mbyte lebih mudah digunakan untuk menjangkau seluruh sumber baik melalui FS, CDROM atau FTP server.

1. Installasi FreeBSD - Panduan FreeBSD

File image untuk boot disk (kern.flp dan mfsroot.flp) untuk floppy disk 1,44 Mbyte dapat diambil source FreeBSD dari CDROM atau ftp ke site di Internet yang menyediakan source FreeBSD. Biasanya file tersebut ada didalam direktori FreeBSD/{Version}- RELEASE/floppies. Pada sistem DOS Tools untuk menulis image file ke disket dibutuhkan utility rawrite.exe, rawrite.exe dapat diambil dari direktori tools dalam FTP site, bila boot.flp
pada direktori C:\
C:\>rawrite kern.flp a:
C:\>rawrite mfsroot.flp a:
Pada sistem FreeBSD atau linux transfer file boot.flp dapat dipakai perintah dd,
contoh : $ dd if=kern.flp of=/dev/fd0 $ dd if=mfsroot.flp of=/dev/fd0 /dev/fd0 menunjukkan floppy drive yang digunakan. Pada FreeBSD, /dev/fd0 menunjukkan drive A dan /dev/fd1 menunjukkan drive B.

2. Installasi FreeBSD

Boot-lah komputer anda dengan disket booting kern.flp yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian komputer akan meminta memasukkan file mfsroot.flp.
Jika anda menggunakan CDROM drive, cara ini lebih mudah. Asalkan komputer anda mendukung untuk bootable CDROM drive maka Installer cdrom FreeBSD boot system harus dimasukkan ke drive.

Verifying DMI Pool Data ........
Boot from ATAPI CD-ROM :
1. FD 2.88MB System Type-(00)
/boot.config: -P
Keyboard: yes
BTX loader 1.00 BTX version is 1.01
Console: internal video/keyboard
BIOS drive A: is disk0
BIOS drive B: is disk1
BIOS drive C: is disk2
BIOS drive C: is disk3
BIOS 639kB/64512kB available memory
FreeBSD/i386 bootstrap loader, Revision 0.8
(jkh@bento.freebsd.org, Mon Nov 20 11:41:23 GMT 2000)
|
Hit [Enter] to boot immediately, or any other key for command prompt.
Booting [kernel] in 9 seconds... _

Diatas adalah boot melalui CDROM drive. FreeBSD pada cd telah disediakan boot CDROM pada CD installer 1. Menu visual sebagai berikut :


Menu Konfigurasi Kernel Skip konfigurasi kernel dan lanjutkan dengan instalasi. Mulai konfigurasi kernel dalam modus layar penuh Visual. Mulai konfigurasi kernel dalam modus CLI.
Di sini Anda memiliki kesempatan untuk masuk ke modus konfigurasi kernel, membuat perubahan yang mungkin diperlukan untuk benar menyesuaikan kernel untuk menyesuaikan perangkat keras Anda konfigurasi.
Jika anda menginstal FreeBSD untuk pertama kalinya, pilih Visual Mode (tekan Down- Arrow kemudian ENTER).
Jika Anda perlu melakukan konfigurasi kernel yang lebih khusus dan berpengalaman FreeBSD user, pilih CLI mode.
Jika Anda yakin bahwa Anda tidak perlu mengkonfigurasi kernel anda cukup tekan ENTER atau Q sekarang.

Pilih Start kernel configuration in full screen Visual mode maka anda akan menemukan menu sebagai berikut :

---Active-Drivers-----------------7 Conflicts------Dev---IRQ--Port--
Storage: (Collapsed)
Network: (Collapsed)
Communications: (Collapsed)
Input: (Collapsed)
Multimedia:
Miscellaneous: (Collapsed)
---Inactive-Drivers---------------------------------Dev--------------
Storage:
Network:
Communications: (Collapsed)
Input:
Multimedia:
Miscellaneous: (Collapsed)
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
[Enter] Expand device list [X] Expand all lists
[TAB] Switch fields [Q] Save and Exit [?] Help

robing Kernel Installasi. Kernel memuat beragam jenis hardware processor dan options tertentu yang terkadang tidak sesuai dengan komputer yang kita miliki. Sehingga sangat tidak effisien, dan kadang timbul konflik hardware. Untuk itu perlu menghilangkan device tertentu yang tidak

dibutuhkan pada saat installasi. Agar saat boot seluruh device yang tercatat dalam kernel.GENERIC tersebut tidak di probe untuk mempersingkat waktu dan menghindari konflik hardware. Normalnya sehabis installasi konfigurasi kernel tersebut sudah disimpan dalam direktory /boot.
Konflik hardware biasanya dialami pada saat installasi FreeBSD, adakalanya installasi yang tidak tuntas juga menyebabkan tidak disimpannya kernel konfigurasi yang diletakkan pada direktory /boot. Untuk lebih memahami hal tersebut kita bahas masalah ini dalam bagian kernel.
Dibawah ini adalah tampilan kernel configuration menu yang diambil saat installasi FreeBSD atau bisa di dapat dengan menuliskan boot : kernel –c pada saat FreeBSD starting system.
Pada tampilan UserConfig pada menu Visual mode dapat dilihat jika peralatan hardware yang ada mengalami konflik.

---Active-Drivers-----------------7 Conflicts------Dev---IRQ--Port--
Storage:            (Collapsed)
Network:            (Collapsed)
Communications:     (Collapsed)
Input:              (Collapsed)
Multimedia:
Miscellaneous:      (Collapsed)
---Inactive-Drivers---------------------------------Dev--------------
Storage:
Network:
Communications:     (Collapsed)
Input:
Multimedia:
Miscellaneous:      (Collapsed)
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
[Enter] Expand device list [X] Expand all lists
[TAB] Switch fields [Q] Save and Exit [?] Help

Untuk melihat secara detail dari menu diatas tekan X. Buanglah device yang tidak terpakai atau mengalami konflik dengan hardware lain. Jangan di-disable Keyboard (atkbd0)danSyscons console driver (sc0)karena anda memerlukan ini.


---Active-Drivers------------------------------------Dev---IRQ--Port--
Storage:
ATA/ATAPI compatible disk controller                 ata0   14 0x1f0
Floppy disk controller                                    fdc0    6 0x3f0
Network:
Communications:
Parallel Port chipset                                     ppc0    7
8250/16450/16550 Serial port                               sio0     4 0x3f8
8250/16450/16550 Serial port                               sio1     3 0x2f8
Input:
Keyboard                                                   atkbd0 1
PS/2 Mouse                                                 psm0    12
Syscons console driver                                     sc0
Multimedia:
Miscellaneous:
Math coprocessor                                           npx0    13  0xf0
---Inactive-Drivers---------------------------------Dev--------------
Storage:
AdvanSys SCSI narrow controller                    adv0
Adaptec 154x SCSI controller                              aha0
Adaptec 152x SCSI controller                       aic0
ATA/ATAPI compatible disk controller               ata1     15 0x170
Buslogic SCSI controller                           bt0
Network:
IBM EtherJet, CS89x0-based Ethernet adapters       cs0          0x300
NE1000,NE2000,3C503,WD/SMC80xx Ethernet adapt        ed0      10 0x280
Fujitsu MD86960A/MB869685A Ethernet adapters         fe0       0x300
AT&T Starlan 10 and EN100,3C507,NI5210 Ether         ie0      10 0x300
DEC Etherworks 2 and 3 Ethernet adapters             le0       5 0x300
Isolan, Novell NE2100/NE32-VL Ethernet adapt         lnc0     10 0x280
SMC/Megahertz Ethernet adapters                      sn0      10 0x300
Communications:
8250/16450/16550 Serial port                              sio2
8250/16450/16550 Serial port                              sio3
Input:
Multimedia:
Miscellaneous:
PC-card controller                                 pcic1
PC-card controller                                pcic0    10 0x3e0
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
[Enter] Expand device list [X] Expand all lists
[TAB] Switch fields [Q] Save and Exit [ ? ] Help

Layar diatas dibagi dalam 2 bagian besar yaitu driver yang active (Active Drivers) dan tidak aktif (Inactive Drivers). Driver yang tidak terpakai atau didisable akan terletak pada Inactive Drivers, sedangkan yang active akan tetap berada pada Active Drivers. Simpan konfigurasi ini dengan menekan “Q” kemudian muncul pertanyaan sebagai berikut :
Save these parameters before exiting? ([Y]es/[N]o/[C]ancel) Jawab “y” maka dimulai proses probing kernel. Probing kernel ini akan disimpan dalam buffer. Untuk menampilan kernel message ini dapat menggunakan perintah :
Untuk mengatur perangkat keras yang digunakan arahkan pointer keyboard anda pada perangkat tersebut dan tekanlah enter. Buanglah devais yang tidak terpakai yaitu hardware yang tidak sesuai atau tidak dimiliki oleh komputer anda. Misal pada Storage jika anda hanya memiliki IDE controler maka SCSI controler tidak perlu ada. Silahkan di delete saja. Untuk lebih jelasnya anda dapat membuka bagian kernel pada buku panduan ini.

Keluarlah dari menu untuk probing dari perangkat keras yang terpasang (sekali lagi perhatikan perangkat yang terdeteksi). Maka terlihat FreeBSD akan memeriksa semua perangkat keras yang terpasang pada komputer anda. Perhatikanlah semua perangkat keras yang terdeteksi, terutama perangkat keras yang penting seperti ethernet card, harddisk dan CDROM jika anda menggunakan CDROM sebagai source installernya

                            /stand/sysinstall Main Menu
Welcome to the FreeBSD installation and configuration tool. Please select one of
the options below by using the arrow keys or typing the first character of the
option name you're interested in. Invoke an option by pressing [ENTER] or [TAB-
ENTER] to exit the installation.
   Usage Quick start – How to use this menu system
   Standard Begin a standard installation (recommended)
   Express Begin a quick installation (for the impatient)
   Custom Begin a custom installation (for experts)
   Configure Do a post-install configuration of FreeBSD
   Doc Installation instructions, README, etc.
   Keymap Select keyboard type
   Options View/Set various installation options
   Fixit Enter repair mode with CDROM/floppy or shell start
   Upgrade Upgrade an existing system
   Load Config Load default install configuration
   Index Glossary of functions
                              [Select] X Exit Install
                        [ Press F1 for Installation Guide ]

Menu Doc berisi dokumen yang berhubungan dengan FreeBSD, perangkat keras dan proses installasi. Untuk memahami lebih lanjut mengenai langkah langkah untuk installasi dan segala hal tentang FreeBSD dapat di baca disini.
Pilihlah Costom untuk installasi. Mengapa dipilih ini ? adalah untuk mengetahui secara langsung proses installasi secara detail.

                         Choose Custom Installation Options
This is the custom installation menu. You may use this menu to specify
Details on the type of distribution you wish to have, where you wish
to install it from and how you wish to allocate disk storage to FreeBSD.
   X Exit           Exit this menu (returning to previous)
   2 Options        View/Set various installation options
   3 Partition      Allocate disk space for FreeBSD
   4 Label          Label allocated disk partitions
   5 Distributions  Select distribution(s) to extract
   6 Media          Choose the installation media type
   7 Commit         Perform any pending Partition/Label/Extract actions
                                   [ OK ]         Cancel
                    [ Press F1 to read the installation guide ]

Pilih 3 Partition untuk membuat partisi disk dan kemudian dilanjutkan dengan alokasi label dalam partisi.
1. Partisi Disk Didalam menu FDISK Partition Editor pada saat dipilih menu Partitions, jika didalam hardisk anda kosong (tidak ada partisisi file system yang lain) maka tinggal membuat seluruh space dimasukkan kedalam sebuah partisi FreeBSD.

Disk name:      ad0                                    FDISK Partition Editor
DISK Geometry:  1229 cyls/255 heads/63 sectors = 19743885 sectors (9640MB)
Offset       Size(ST)        End     Name  PType       Desc  Subtype    Flags
         0   19746720   19746719        -      6     unused        0
The following commands are supported (in upper or lower case):
A = Use Entire Disk    G = set Drive Geometry   C = Create Slice
D = Delete Slice       Z = Toggle Size Units    S = Set Bootable
T = Change Type        U = Undo All Changes     W = Write Changes
Use F1 or ? to get more help, arrow keys to select.

Perhatikan menu dalam tampilan diatas, untuk membuat partisi baru pilihlah “c”, kemudian akan tampil pertanyaan sebagai berikut :

Please specify the size for new FreeBSD slice in blocks
or append a trailing `M' for megabytes (e.g. 20M).
19746720
                  [  OK  ]       Cancel

Jika ingin semua space digunakan untuk FreeBSD langsung pilih OK, jika ingin tidak semua space dipakai anda dapat menentukan sendiri besar dari partisi FreeBSD misal nya 4 Gbyte maka ganti angka 19746720 dengan 4000 M sisa space yang belum dipakai dapat digunakan untuk partisi lain seperti FAT (MSDOS). Hasil sebagai berikut :


Disk name:      ad0                                    FDISK Partition Editor
DISK Geometry:  1229 cyls/255 heads/63 sectors = 19743885 sectors (9640MB)
Offset       Size(ST)        End     Name  PType       Desc  Subtype    Flags
         0         63         62        -      6     unused        0
        63   19743822   19743884    ad0s1      3    freebsd      165    C
  19743885       2835   19746719        -      6     unused        0
The following commands are supported (in upper or lower case):

<cdoe>A = Use Entire Disk G = set Drive Geometry C = Create Slice D = Delete Slice Z = Toggle Size Units S = Set Bootable T = Change Type U = Undo All Changes W = Write Changes Use F1 or ? to get more help, arrow keys to select. </code> 2. Label Disk Dari pembuatan partisi diatas kemudian dibuat label yang bermanfaat untuk mengalokasikan space file system FreeBSD dalam bagian-bagian space yang berbeda. Hal ini untuk mempermudah maintenance. Contoh :

FreeBSD Disklabel Editor
Disk: ad0       Partition name: ad0s1   Free: 0 blocks (0MB)
Part      Mount           Size Newfs  Part      Mount        Size Newfs
----      -----           ---- -----  ----      -----        ---- -----
ad0s1a    /              200MB Y
ad0s1b    swap           128MB SWAP
ad0s1e    /usr          2000MB Y
ad0s1f    /var          1000MB Y
ad0s1g    /home1        6312MB Y
The following commands are valid here (upper or lower case):
C=  Create      D = Delete         M = Mount pt. W = Write
N=  Newfs Opts T = Newfs Toggle    U = Undo      Q = Finish
A=  Auto Defaults for all!
Use F1 or ? to get more help, arrow keys to select.

Secara default ada 4 label, yaitu /, swap, var, dan /usr. Ada kalanya sebuah harddisk memiliki kapasitas sangat besar sehingga tidak hanya 4 label saja yang dibuat, label tersebut dibuat untuk hal tertentu seperti direktory cache squid, home direktory atau hal lain.
Sebelum dibuat label baris diatas ad0s1a, ad0s1b dan lainnya belum ada. Jika ingin memuat secara otomatis dapat dipilih tombol “a”. Namun biasanya pilihan tersebut tidak bagus atau tidak direkomendasikan. Oleh karena itu lebih baik dibuat secara manual dengan memilih tombol “c”. Kemudian akan tampil menu box seperti pada saat membuat partisi untuk memilih besar space yang digunakan. Buatlah sebagai berikut :
1. root direktory minimal sebesar 80 M ditandai dengan “/”
2. swap minimal 2 x memory.
3. /usr direktory tergantung dengan distribution yang dipilih.
4. /var direktory tergantung dengan aplikasi yang dijalankan. Tentu saja seluruh pilihan tersebut diatas tergantung dengan kapasitas hardisk yang dipakai. Jika hardisk tersebut besar, maka sangat lebih baik jika semakin besar space yang

digunakan. Jika kapasitas hardisk kecil maka anda sebagai administrator network ditantang untuk memanfaatkan space hardisk sebaik-baiknya.
3. Menu Distributions :

                                Choose Distributions
As a convenience, we provide several "canned" distribution sets.
These select what we consider to be the most reasonable defaults for the
type of system in question. If you would prefer to pick and choose the
list of distributions yourself, simply select "Custom". You can also
pick a canned distribution set and then fine-tune it with the Custom item.
Choose an item by pressing [SPACE]. When you are finished, choose the Exit
item or press [ENTER].
 <<< X Exit              Exit this menu (returning to previous)
     All                 All system sources, binaries and X Window System)
     Reset               Reset selected distribution list to nothing
 [ ] 4 Developer         Full sources, binaries and doc but no games
 [ ] 5 X-Developer       Same as above + X Window System
 [ ] 6 Kern-Developer    Full binaries and doc, kernel sources only
 [ ] 7 X-Kern-Developer  Same as above + X Window System
 [ ] 8 User              Average user – binaries and doc only
 [ ] 9 X-User            Same as above + X Window System
 [ ] A Minimal           The smallest configuration possible
 > > B Custom            Specify your own distribution set
                             [   OK  ]       Cancel
                [ Press F1 for more information on these options. ]

Ini digunakan untuk memilih paket distribusi yang ingin di install pada komputer. Pilih sesuai dengan kebutuhan. Untuk mempermudah pilih saja 4 Developer. Anda akan ditanya tentang software untuk cryptografi sebagai berikut :

                            User Confirmation Requested
Do you wish to install cryptographic software?
If you choose No, FreeBSD will use an MD5 based password scheme which,
while perhaps more secure, is not interoperable with the traditional
DES-based passwords on other Unix systems. There will also be some
differences in the type of RSA code you use.
Please do NOT choose Yes at this point if you are outside the
United States and Canada and are installing from a U.S. FTP server.
Instead, install everything but the crypto bits from the U.S. site
and then switch to an international FTP server to install crypto on
a second pass with the Custom Installation option.
                          [ Yes ]         No

Software cryptografi ini disediakan dalam beberapa jenis seperti pada menu berikut jika memilih “Yes”.

               Select the encryption facilities you wish to install.
Please check off any special encryption distributions
you would like to install. Please note that these services are NOT FOR
EXPORT from the United States. For information on non-U.S. FTP
distributions of this software, please consult the release notes.
        <<< X Exit    Exit this menu (returning to previous)
            All       Select all of the below
            Reset     Reset all of the below
        [ ] crypto    Basic encryption services
        [ ] krb4      KerberosIV authentication services
        [ ] krb5      Kerberos5 authentication services
        [ ] skrb4     Sources for KerberosIV
        [ ] skrb5     Sources for Kerberos5
        [ ] ssecure   BSD encryption sources
        [ ] scrypto   Contributed encryption sources
                         [  OK  ]       Cancel

Pilih salah satu atau lebih, kemudian ok. Berikutnya ada pertanyaan seperti berikut :

          User Confirmation Requested
Are you actually resident in the United States?
               [ Yes ]         No

Berikutnya anda akan ditanya tentang installasi koleksi ports, untuk awal ini sebaiknya pilihan ini tidak perlu dipilih “yes” karena installasi ports ini membutuhkan waktu yang lama. Nanti setelah installasi selesai ports ini dapat di install secara manual atau melalui menu distribution costum.

                            User Confirmation Requested
Would you like to install the FreeBSD ports collection?
This will give you ready access to over 3000 ported software packages,
at a cost of around 70MB of disk space when "clean" and possibly
much more than that when a lot of the distribution tarballs are loaded
(unless you have the extra CDs available from a FreeBSD CDROM distribution
and can mount them on /cdrom, in which case this is far less of a problem).
The ports collection is a very valuable resource and well worth having
on your /usr partition, so it is advisable to say Yes to this option.
For more information on the ports collection & the latest ports, visit:
    http://www.freebsd.org/ports
[ Yes ] No

4. Installation Media

                              Choose Installation Media
FreeBSD can be installed from a variety of different installation
Media, ranging from floppies to an Internet FTP server. If you're
Installing FreeBSD from a supported CDROM drive then this is generally
the best media to use if you have no overriding reason for using other
media.
   1 CDROM         Install from a FreeBSD CDROM
   2 FTP           Install from an FTP server
   3 FTP Passive   Install from an FTP server through a firewall
   3 HTTP          Install from an FTP server through a http proxy
   4 DOS           Install from a DOS partition
   5 NFS           Install over NFS
   6 File System   Install from an existing filesystem
   7 Floppy        Install from a floppy disk set
   8 Tape          Install from SCSI or QIC tape
   9 Options       Go to the Options screen
                                [  OK  ]       Cancel
            [ Press F1 for more information on the various media types ]

Digunakan untuk menentukan media apa installasi akan dilakukan. Jika menggunakan CDROM pilihlah menu pertama, maka secara langsung jika CDROM telah terdeteksi akan kembali ke menu Costum Installation. CDROM akan terdeteksi secara otomatis jika pada saat probbing (inisialisasi hardware) saat awal installasi jika controler wcd0 disertakan atau tergantung dengan jenis CDROM-nya.

                   Please select a FreeBSD FTP distribution site
Please select the site closest to you or "other" if you'd like to
specify a different choice. Also note that not every site listed here
carries more than the base distribution kits. Only the Primary site is
guaranteed to carry the full range of possible distributions.
        Primary Site      ftp.freebsd.org
        URL               Specify some other ftp site by URL
         4.0 SNAP Server  current.freebsd.org
         3.0 SNAP Server  releng3.freebsd.org
         Argentina         ftp.ar.freebsd.org
         Australia        ftp.au.freebsd.org
         Australia #2     ftp2.au.freebsd.org
         Australia #3     ftp3.au.freebsd.org
         Australia #4     ftp4.au.freebsd.org
Australia #5 ftp5.au.freebsd.org
Brazil        ftp.br.freebsd.org
Brazil #2    ftp2.br.freebsd.org
                  [  OK  ]       Cancel
             [ Select a site that's close! ]

Media FTP server pilih menu kedua pada Choose Installation Media. Dilanjutkan dengan lokasi ftp server yang diinginkan. Menu selanjutnya adalah option yang harus disini antara lain nama komputer, domain, ip address gateway, name server, ip address komputer itu sendiri dan netmasknya. Menu berikutnya adalah pemilihan interface, bila anda menggunakan ethernet NE2000/compatible pilih misal ed0. Dilanjutkan dengan alamat ftp server yang dituju. Jika anda memilih URL tulislah lengkap seperti misal :

                                  Value Required
Please specify the URL of a FreeBSD distribution on a
remote ftp site. This site must accept either anonymous
ftp or you should have set an ftp username and password
in the Options screen.
A URL looks like this: ftp://<hostname>/<path>
Where <path> is relative to the anonymous ftp directory or the
home directory of the user being logged in as.
ftp://ftp.umm.ac.id/pub/FreeBSD/
                     [  OK  ]       Cancel

Dan pilihlah menu Commit. Pertama system akan memformat hardisk anda menjadi bagian bagian label yang digunakan untuk FreeBSD file system. Dilanjutkan dengan koneksi ke CDROM atau ke ftp server (tergantung dengan pilihan installasi).
Saat installasi ada tiga buah terminal yang dapat anda pakai yaitu console ttyv0 ttyv1 dan ttyv4 atau dengan cara menekan tombol alt f1, alt-f2 dan alt-f4. Alt-f1 berisi menu installasi dengan memperlihatkan tampilan prosentase installasi, sedangkan pada alt-f2 merupakan tampilan verbose dari setiap aplikasi source yang terinstall dalam system. Sedangkan pada terminal alt-f4 disana terdapat promt /bin/sh yang sedang aktif, jika software telah terpasang lengkap maka dalam terminal tersebut anda dapat melakukan perintah perintah sesuai dengan keinginan anda.
Tunggu hingga selesai installasi FreeBSD. Jika selesai anda akan menemukan menu pilihan installasi dari pilihan distribution. Langkah selanjutnya adalah anda menginstallasi software packages yang telah disertakan juga dalam FreeBSD.

3. Installasi Aplikasi (Packages FreeBSD)

Setiap versi terbaru dari FreeBSD terdapat aplikasi dasar untuk networking ataupun software lain yang dapat digunakan, hanya saja dengan kelengkapan software dasar saja dan terbatas. Untuk itu diperlukan program tambahan yang dibutuhkan pemakai FreeBSD telah menyertakan program program tersebut dalam packages FreeBSD.

                             FreeBSD Configuration Menu
If you've already installed FreeBSD, you may use this menu to customize
It somewhat to suit your particular configuration. Most importantly,
you can use the Packages utility to load extra "3rd party"
software not provided in the base distributions.
       X Exit            Exit this menu (returning to previous)
       Distributions    Install additional distribution sets
       Packages         Install pre-packaged software for FreeBSD
       Root Password    Set the system manager's password
       Fdisk            The disk Slice (PC-style partition) Editor
       Label            The disk Label editor
       User Management  Add user and group information
       Console          Customize system console behavior
       Time Zone        Set which time zone you're in
       Media            Change the installation media type
       Mouse            Configure your mouse
       Networking       Configure additional network services
       Startup          Configure system startup options
       Options          View/Set various installation options
       XFree86          Configure XFree86 Server
       Desktop          Configure XFree86 Desktop
       HTML Docs        Go to the HTML documentation menu (post-install)
                                [  OK  ]       Cancel
                 [ Press F1 for more information on these options ]

ilihlah select packages, sesuai dengan kelompok fungsi, seperti shell, language, mail dan sebagainya. Jika ingin melihat semua list program pilih All. Pilihlah shell (tcsh, bash), language (perl), mail (pine, elm) atau program program yang anda perlukan.

                                 Package Selection
To mark a package, move to it and press SPACE. If the package is
Already marked, it will be unmarked or deleted (if installed).
Items marked with a `D' are dependencies which will be auto-loaded.
To search for a package by name, press ESC. To select a category,
press RETURN. NOTE: The All category selection creates a very large
submenu! If you select it, please be patient while it comes up.

All        All available packages in all categories.
afterstep  Ports to support the AfterStep window manager.
archivers  Utilities for archiving and unarchiving data.
astro      Applications related to astronomy.
audio      Audio utilities - most require a supported sound card.
benchmarks Utilities for measuring system performance.
biology    Software related to biology.
cad        Computer Aided Design utilities.
chinese    Ported software for the Chinese market.
comms      Communications utilities.
Converters Format conversion utilities.
Databases  Database software.
                       [OK]    Install

Bila anda menginginkan cara manual anda dapat mengambil dulu file file packages tersebut dengan ftp manual jika sourcenya terdapat di ftp site, bila terdapat dalam cdrom anda dapat masuk direktori /cdmnt/packages/All dan gunakan perintah sebagai berikut :

$ pkg_add <nama_filenya>

misal file pine-4.1.tgz (tgz adalah extensi untuk compressi tar dan gunzip). Dan program ini sudah merupakan paket jadi sudah terkompilasi.

$ pkg_add pine-4.1.tgz

Secara otomatis sistem akan mengupdate program tersebut. Sedangkan untuk menghapusnya anda dapat melihat dalam daftar database pkg dalam direktory /var/db/pkg.

Bila anda memiliki program UNIX system yang tidak ada dalam daftar packages FreeBSD, karena program untuk sistem UNIX masih merupakan source C maka dapat dicompile dalam FreeBSD, hanya memerlukan perubahan perubahan option seperti link library dan sebagainya. Installasi dari source asli atau tidak dalam bentuk packages FreeBSD tidak memiliki fasilitas uninstall. Ada baiknya setiap installasi software source langsung seperti ini diletakkan pada direktory khusus. Sehingga jika ingin uninstall terhadap software tersebut tinggal menghapus softwarenya.

2. Konfigurasi FreeBSD - Panduan FreeBSD

Bagian 2 Memulai FreeBSD dan Konfigurasinya

1. Memulai FreeBSD

FreeBSD/i386 (ipv6.uu.ac-id.net) (ttyp0)
login: root Password:
Last login: Sun May 6 00:16:52 from ttyv0
Copyright (c) 1980, 1983, 1986, 1988, 1990, 1991, 1993, 1994
        The Regents of the University of California. All rights reserved.
FreeBSD 4.1.1-RELEASE (IPV6) #14: Sat May  5 19:11:35 GMT 2001
Welcome to FreeBSD!
Before seeking technical support, please use the following resources:
o  Security advisories and updated errata information for all releases are
   at http://www.FreeBSD.org/releases/ - always consult the ERRATA section
   for your release first as it's updated frequently.
o  The Handbook and FAQ documents are at http://www.freebsd.org/ and,
   along with the mailing lists, can be searched by going to
   http://www.FreeBSD.org/search.html. If the doc distribution has
   been installed, they're also available formatted in /usr/share/doc.
If you still have a question or problem, please take the output of
`uname -a', along with any relevant error messages, and email it
as a question to the questions@FreeBSD.org mailing list. If you are
unfamiliar with FreeBSD's directory layout, please refer to the hier(7)
man page. If you are not familiar with man pages, type "man man".
You may also use `/stand/sysinstall' to re-enter the installation and
configuration utility. Edit /etc/motd to change this login announcement.
You have mail.
$

Lalu masukkan login root, jika anda pada saat installasi tidak merubah login root ini maka ketika anda masukkan nama login “root” dan enter anda masuk kedalam shell csh (default) seperti diatas.
Langkah yang harus dilakukan pada saat pertama kali login adalah merubah login shell root ke tcsh dengan perintah chpass atau editor vipw. Pada chpass perintah ini hanya akan membuka informasi login seorang user, jadi secara umum perintah ini dapat dipakai oleh seluruh user.

$ chpass

Perintah vipw hanya dapat dibuka oleh root. Perintah ini akan menampilkan daftar informasi user seperti pada file /etc/master.passwd. Perubahan dapat dilakukan langsung ke user yang akan di ubah informasi usernya.

2. Konfigurasi

Konfigurasi file dalam FreeBSD terdapat dalam direktory /etc, file file tersebut antara lain file konfigurasi untuk

2.1. Startup File

Startup File merupakan konfigurasi utama dimana seluruh system akan dikonfigurasi secara menyeluruh dalam file ini.

  • ile rc File ini di eksekusi bersama dengan init (process control initialization) saat

startup atau setelah single user. Pesan error yang keluar ditampilakan ke console oleh init, atau pada terminal console.
File ini mencatat semua konfigurasi rc-rc yang lain. Dimana rc yang lain merupakan konfigurasi system yang lebih spesifik. Ada baiknya agar /etc/rc ini tidak dirubah, kecuali untuk kebutuhan penting atau khusus.

  • File rc.diskless1 dan rc.diskless2

File rc.diskless1 merupakan BOOTP startup umum yang digunakan saat startup sistem. File ini akan melakukan rutin chek, jika ternyata boot file system tidak dapat diselesaikan maka akan masuk ke single user. File rc.diskless2 merupakan konfigurasi file menyeluruh.

  • File rc.conf Dalam FreeBSD 2.1.x dan sebelumnya file ini namanya /etc/sysconfig. Pada

versi 3.x file ini terdapat dalam /etc/defaults/rc.conf, file ini merupakan script yang mencatat variable yang dibutuhkan untuk diubah sesuai dengan kebutuhan seluruh konfigurasi yang dipakai saat startup. Options didalamnya merupakan keterangan di enable atau di disable suatu fasilitas atau options tertentu. Didalamnya terdapat 4 bagian utama

1. Important initial Boot-time options, yaitu options yang mengatur system saat melakukan startup.

2. Network configuration sub-section, mengatur hal yang berkaitan dengan jaringan, didalamnya terdapat, Basic network, network daemon and NFS options, Network time service options, Network Information Service (NIS) options dan Network routing options.

3. System console options, mengatur tampilan console, dari pengaturan font, cursor, mouse dan lain lain.

4. Miscellaneous administrative options, mengatuur pekerjaan administratif seperti cron, printer, sendmail, quota user, dan lain lain.
Terdapat dua file rc.conf yaitu File rc.conf dalam direktori /etc/defaults merupakan konfigurasi default yang tidak perlu di ubah, sedang options rc.conf yang dapat di ubah terdapat dalam direktori /etc. Dengan ditempatkan file /etc/rc.conf maka seorang administrator lebih mudah untuk merubah system, karena hanya terdiri dari baris baris yang dibutuhkan.
Konfigurasi yang dilakukan melalui program /stand/sysinstall akan langsung tercatat dalam file /etc/rc.conf ini.

  • • File rc.local

File ini secara default dalam FreeBSD 4.x release tidak ada, namun anda dapat membuatnya sendiri untuk keperluan perintah startup yang harus dipakai. Misalnya anda menjalankan apache web server sebagai berikut :

  #!/bin/sh
  /usr/local/apache/bin/apachectl start &&
  /usr/local/sbin/mysql_safe &&
•
  • File rc.network dan rc.network6

Rc.network ini mengatur hal hal yang terkait dengan network, seperti, ip filter, hostname, dhcp, nis domain dan lainnya, tentu saja dengan referensi yang diberikan pada /etc/rc.conf dan /etc/defaults/rc.conf . rc.network6 digunakan untuk network IPv6

  • File rc.firewall dan rc.firewall6

Konfigurasi firewall dapat dilihat optionsnya dalam file ini, hanya untuk meng- enable kan firewall ini anda harus meletakkan options firewall_enable=”YES” dalam konfigurasi /etc/rc.conf. rc.firewall6 digunakan untuk network IPv6

  • File rc.shutdown

Konfigurasi ini dipakai jika system shutdown, prosesnya menghentikan init daemon atau perubahan dari multi user ke single-user.

  • File rc.suspend atau rc.resume

File ini dikonfigurasi untuk kondisi suspend atau resume, ada beberapa fungsi antara lain seperti saat interface mengalami idle dan sebagainya.

2.2. Konfigurasi Terminal Konfigurasi terminal terdapat beberapa file konfigurasi file antara lain :

  • File /etc/gettytab

Merupakan file konfigurasi pada terminal baik console, virtual terminal atau serial terminal dan pseudo terminal. File ini mengatur kecepatan transfer data (boud rate) dari terminal ke server, parity check dan juga mengatur tampilan login pada freebsd pada baris seperti berikut :

default:\
       :cb:ce:ck:lc:fd#1000:im=\r\n%s/%m (%h) (%t)\r\n\r\n:sp#1200:

pada baris diatas terdapat %s (Nama os), %m (processor compatible), %h (nama host ) %t (dan terminalnya) sehingga didapatkan tampilan sebagai berikut:

FreeBSD/i386 (router.umm.ac.id) (ttyp0)
login: sis
Password:
  • File /etc/ttys

Terdapat empat bagian jenis terminal dalam unix FreeBSD :

  • Console

Adalah terminal default yang digunakan hampir disemua mesin unix. Saat unix melakukan proses booting, hingga siap dipakai. Console adalah terminal utama yang dipakai proses tersebut.

  • Virtual Terminal

Merupakan pengembangan dari console. Dengan memanfaatkan alt-FX maka di komputer yang terinstall FreeBSD akan membentuk terminal tersendiri. Device virtual terminal ini adalah /dev/ttyv* Untuk membuat virtual terminal dapat dilakukan dengan perintah dalam direktori /dev:

  • File rc.network dan rc.network6

Rc.network ini mengatur hal hal yang terkait dengan network, seperti, ip filter, hostname, dhcp, nis domain dan lainnya, tentu saja dengan referensi yang diberikan pada /etc/rc.conf dan /etc/defaults/rc.conf . rc.network6 digunakan untuk network IPv6

  • File rc.firewall dan rc.firewall6

Konfigurasi firewall dapat dilihat optionsnya dalam file ini, hanya untuk meng- enable kan firewall ini anda harus meletakkan options firewall_enable=”YES” dalam konfigurasi /etc/rc.conf. rc.firewall6 digunakan untuk network IPv6

  • File rc.shutdown

Konfigurasi ini dipakai jika system shutdown, prosesnya menghentikan init daemon atau perubahan dari multi user ke single-user.

2.2. Konfigurasi Terminal Konfigurasi terminal terdapat beberapa file konfigurasi file antara lain :

  • File /etc/gettytab

Merupakan file konfigurasi pada terminal baik console, virtual terminal atau serial terminal dan pseudo terminal. File ini mengatur kecepatan transfer data (boud rate) dari terminal ke server, parity check dan juga mengatur tampilan login pada freebsd pada baris seperti berikut :

default:\
       :cb:ce:ck:lc:fd#1000:im=\r\n%s/%m (%h) (%t)\r\n\r\n:sp#1200:

pada baris diatas terdapat %s (Nama os), %m (processor compatible), %h (nama host ) %t (dan terminalnya) sehingga didapatkan tampilan sebagai berikut:

FreeBSD/i386 (router.umm.ac.id) (ttyp0) login: sis Password:

  • File /etc/ttys

Terdapat empat bagian jenis terminal dalam unix FreeBSD :

  • Console

Adalah terminal default yang digunakan hampir disemua mesin unix. Saat unix melakukan proses booting, hingga siap dipakai. Console adalah terminal utama yang dipakai proses tersebut.

  • Virtual Terminal

Merupakan pengembangan dari console. Dengan memanfaatkan alt-FX maka di komputer yang terinstall FreeBSD akan membentuk terminal tersendiri. Device virtual terminal ini adalah /dev/ttyv* Untuk membuat virtual terminal dapat dilakukan dengan perintah dalam direktori /dev:

$ ./MAKEDEV vty12
atau
$ sh MAKEDEV vty12
$ ls ttyv*
ttyv0   ttyv2   ttyv4 ttyv6 ttyv8 ttyva
ttyv1   ttyv3   ttyv5 ttyv7 ttyv9 ttyvb
  • Serial

Terminal ini untuk terminal yang terhubung dengan kabel serial. Contoh seperti anda menggunakan hyperterminal di MS windows.

  • Pseudo

Terminal pseudo merupakan terminal untuk mendukung koneksi telnet, rlogin, terminal xwindows, sshd dan lain sebagainya. Terminal ini juga berpengaruh pada banyaknya user yang dapat terhubung kedalam system FreeBSD.

File /etc/ttys :
#
# $FreeBSD: src/etc/etc.i386/ttys,v 1.2.2.4 1999/08/29 14:19:13 peter Exp $
#         @(#)ttys         5.1 (Berkeley) 4/17/89
#
# This file specifies various information about terminals on the system.
# It is used by several different programs. Common entries for the
# various columns include:
#
# name The name of the terminal device.
#
# getty The program to start running on the terminal. Typically a
#         getty program, as the name implies. Other common entries
#         include none, when no getty is needed, and xdm, to start the
#         X Window System.
#
# type The initial terminal type for this port. For hardwired
#        terminal lines, this will contain the type of terminal used.
#        For virtual consoles, the correct type is cons25. Other
#        common values include network for network connections on
#        pseudo-terminals, dialup for incoming modem ports, and unknown
#        when the terminal type cannot be predetermined.
#
# status Must be on or off. If on, init will run the getty program on
#           the specified port. If the word "secure" appears, this tty
#           allows root login.
#
# name getty                               type    status         comments
#
# If console is marked "insecure", then init will ask for the root password
# when going to single-user mode.
console none                               unknown off secure
#
#ttyv0 "/usr/X11R6/bin/xdm -nodaemon" xterm on secure
# Virtual terminals
ttyv0     "/usr/libexec/getty Pc"          cons25 on secure
ttyv1     "/usr/libexec/getty Pc"          cons25 on secure
ttyv2     "/usr/libexec/getty Pc"          cons25 off secure
# Serial terminals
# The 'dialup' keyword identifies dialin lines to login, fingerd etc.
ttyd0     "/usr/libexec/getty std.9600"    dialup off secure
ttyd1     "/usr/libexec/getty std.9600"    dialup off secure
ttyd2     "/usr/libexec/getty std.9600"    dialup off secure
ttyd3     "/usr/libexec/getty std.9600"    dialup off secure
# Pseudo terminals
ttyp0 none network
ttyp1 none network
ttyp2 none network
ttyp3 none network
ttyp4 none network
ttyp5 none network
ttyp6 none network
ttyp7 none network
ttyp8 none network
ttyp9 none network
ttypa none network
ttypb none network
ttypc none network
ttypd none network
ttype none network
ttypf none network
ttypg none network
ttyph none network
ttypi none network
ttypj none network
ttypk none network
...
ttyq0 none network
...
ttyr0 none network
...
ttys0 none network
...
ttyP0 none network
...
ttyQ0 none network
...
ttyR0 none network
...
ttyS0 none network
...

2.3. Konfigurasi Internet Server

Internet “super-server” dalam FreeBSD disebut dengan inetd, adalah program yang dijalankan saat boot /etc/rc. Program tersebut mendengarkan koneksi port sockets Internet. Jika koneksi ada dari salah satu sockets, maka inetd memutuskan service apa yang cocok, dan memanggil program untuk meneruskan permintaan tersebut. Server program yang cocok akan menjalankan perintah input output standart. Setelah selesai, inetd akan mendengarkan lagi di socketnya.
Inetd berada dalam direktory /usr/sbin/inetd sedang konfigurasinya terdapat di /etc/inetd.conf :

# $FreeBSD: src/etc/inetd.conf,v 1.33.2.4 1999/11/18 09:45:15 des Exp $
#
# Internet server configuration database
#
#      @(#)inetd.conf      5.4 (Berkeley) 6/30/90
#
ftp    stream tcp   nowait root   /usr/libexec/ftpd         ftpd -l
telnet stream tcp   nowait root   /usr/libexec/telnetd      telnetd
shell  stream tcp nowait root   /usr/libexec/rshd          rshd
login  stream tcp nowait root   /usr/libexec/rlogind       rlogind
finger stream tcp nowait/3/10 nobody /usr/libexec/fingerd  fingerd -s
comsat dgram  udp wait   tty:tty       /usr/libexec/comsat comsat
ntalk  dgram  udp wait   tty:tty       /usr/libexec/ntalkd ntalkd
#pop3  stream tcp nowait root   /usr/local/libexec/popper  popper

Aplikasi inetd ini dibaca saat pertama kali system unix dinyalakan. Script dijalankan di /etc/rc pada bagian :

# Now start up miscellaneous daemons that don't belong anywhere else
#
echo -n starting standard daemons:
if [ "X${inetd_enable}" != X"NO" ]; then
       echo -n ' inetd';       inetd ${inetd_flags}
fi
       Dan file /etc/rc.conf atau di /etc/defaults/rc.conf pada baris :
inetd_enable="YES"             # Run the network daemon dispatcher (or NO).
       Secara default inetd akan membuka service untuk program :
# $FreeBSD: src/etc/inetd.conf,v 1.33.2.4 1999/11/18 09:45:15 des Exp $
#
# Internet server configuration database
#
#      @(#)inetd.conf          5.4 (Berkeley) 6/30/90
#
ftp    stream tcp       nowait root     /usr/libexec/ftpd              ftpd -l
telnet stream tcp       nowait root     /usr/libexec/telnetd           telnetd
shell stream tcp        nowait root     /usr/libexec/rshd              rshd
login stream tcp        nowait root     /usr/libexec/rlogind           rlogind
finger stream tcp       nowait/3/10 nobody /usr/libexec/fingerd fingerd -s
comsat dgram udp        wait   tty:tty         /usr/libexec/comsat comsat
ntalk dgram udp         wait   tty:tty         /usr/libexec/ntalkd ntalkd

Karena program tersebut telah include dalam FreeBSD dan merupakan standar umum FreeBSD sejak versi sebelumnya. Program yang lain (seperti pada /etc/inetd.conf lengkap) yang ditandai dengan tanda “#” memerlukan software tambahan yang dapat diinstall dari ports atau source langsung dari sumber.

  • FTP Server

Ftp Server dalam /etc/inetd.conf telah tercantum baris sebagai berikut :

ftp stream tcp nowait root /usr/libexec/ftpd ftpd –l
     Ftp server sercara default dalam FreeBSD sudah terkonfigurasi, namun ftp server

ini hanya khusus untuk user yang terautentifikasi, bukan untuk anonymous user. Untuk konfigurasi Anonymous ftp dapat dilakukan dengan perintah /stand/sysinstall :

  • Pilih Configure
  • Pilih Networking
  • Pilih Anon FTP
Anonymous FTP Configuration
UID:          Group:              Comment:
14            operator            Anonymous FTP Admin
       Path Configuration
       FTP Root Directory:
       /var/ftp
                        Upload Subdirectory:
                              incoming
                        OK            CANCEL
  • Telnet Server

Dalam /etc/inetd.conf terdapat baris :

telnet stream tcp nowait root /usr/libexec/telnetd telnetd

Telnet server memberikan access ke user non console user untuk melakukan remote login dengan menggunakan telnet client. Fasilitas ini terkait dengan options dalam kernel, maxuser dan pty device.
File konfigurasi terminal adalah /etc/ttys, memberikan access pada user dari daftar terminal yang ada.

  • Shell (rshd)

Remote shell digunakan untuk user yang terhubung dengan server dari komputer lain dengan rsh (remote shell). Dameon dalam inetd.conf sebagai berikut :

shell stream tcp nowait root /usr/libexec/rshd rshd
  • Remote Login (rlogin)

Selain telnetd, rshd terdapat juga rlogind, remote login daemon server ini digunakan seperti halnya telnet. Dameon dalam inetd.conf sebagai berikut :

login stream tcp nowait root /usr/libexec/rlogind rlogind
  • Finger (fingerd)

Fingerd merupakan remote informasi user, secara default FreeBSD telah di jalankan. Demi keamanan options fingerd ini remark saja. Dameon dalam inetd.conf sebagai berikut :

finger stream tcp nowait/3/10 nobody /usr/libexec/fingerd fingerd -s
  • Comsat

dalah biff server, yang mana bila user menerima pesan seperti email datang dan pemberitahuan jika memiliki permintaan pada service ini. User menggunaan perintah biff y atau n bila ingin mengaktifkan fasilitas ini.

comsat dgram udp wait tty:tty /usr/libexec/comsat comsat
  • Talk Server (ntalkd)

talk daemon ini digunakan bila server ingin menerima request dari server lain (remote) untuk faslitas talk.

ntalk dgram udp wait tty:tty /usr/libexec/ntalkd ntalkd

2.4. Konfigurasi Cron

Cron adalah daemon yang akan mengeksekusi suatu program pada waktu waktu tertentu atau daemon yang menjalankan program pada waktu yang telah ditentukan. Cron dijalankan dalam /etc/rc atau /etc/rc.local.

  • Crontab pada system FreeBSD

on mencari /var/cron/tabs (berisi crontab konfigurasi user). Cron juga mencari file /etc/crontab untuk konfigurasinya system. /etc/crontab ini biasanya merupakan program program yang dipasang khusus yang terkait dengan system rutin.

# /etc/crontab - root's crontab for FreeBSD
#
# $FreeBSD: src/etc/crontab,v 1.18.2.2 1999/08/29 14:18:39 peter Exp $
#
SHELL=/bin/sh
PATH=/etc:/bin:/sbin:/usr/bin:/usr/sbin
HOME=/var/log
#
#minute hour    mday    month   wday    who     command
#
*/5     *       *       *       *       root    /usr/libexec/atrun
#
# rotate log files every hour, if necessary
0       *       *       *       *       root    newsyslog
#
# do daily/weekly/monthly maintenance
59   1    *    *    *       root    periodic daily 2>&1 | sendmail root
30   3    *    *    6       root    periodic weekly 2>&1 | sendmail root
30   5    1    *    *       root    periodic monthly 2>&1 | sendmail root
#
# time zone change adjustment for wall cmos clock,
# does nothing, if you have UTC cmos clock.
# See adjkerntz(8) for details.
1,31    0-5     *       *       *       root    adjkerntz –a

Format penulisan program yang akan di eksekusi adalah :

#minute hour mday month wday who command
  • Crontab User

Kadang kala user memasang script crontab ini dalam home direktorynya Untuk mengeksekusi program seperti monitoring dengan mrtg dan lainnya. Crontab daemon juga memperbolehkan user untuk menggunakannya. Untuk itu user harus membuat script seperti halnya /etc/crontab. Hanya saja nama file ini dapat dibuat dengan nama yang berbeda.
Contoh : user membuat file crontab dengan nama mycron dengan isi sebagai berikut :

  more mycron
0,2,4,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24,26,28,30,32,34,36,38,40,42,44,46,48,50,52,54,56
,58 * * * * /usr/home/sis/bin/mrtg-2.7.2/run/mrtg /usr/home/sis/bin/mrtg-
2.7.2/run/office.cfg
0,2,4,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24,26,28,30,32,34,36,38,40,42,44,46,48,50,52,54,56
,58 * * * * /usr/home/sis/bin/mrtg-2.7.2/run/mrtg /usr/home/sis/bin/mrtg-
2.7.2/run/k3.cfg

kemudian jalankan dengan perintah

$ crontab mycron
$ crontab -l
# DO NOT EDIT THIS FILE - edit the master and reinstall.
#(mycron installed on Fri Jun 8 09:22:09 2001)
#(Cron version -- $FreeBSD: src/usr.sbin/cron/crontab/crontab.c,v 1.12 1999/08/28
01:15:52 peter Exp $)
0,2,4,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24,26,28,30,32,34,36,38,40,42,44,46,48,50,52,54,56
,58 * * * * /usr/home/sis/bin/mrtg-2.7.2/run/mrtg /usr/home/sis/bin/mrtg-
2.7.2/run/office.cfg
0,2,4,6,8,10,12,14,16,18,20,22,24,26,28,30,32,34,36,38,40,42,44,46,48,50,52,54,56
,58 * * * * /usr/home/sis/bin/mrtg-2.7.2/run/mrtg /usr/home/sis/bin/mrtg-
2.7.2/run/k3.cfg

Untuk membuang list crontab untuk user ini gunakan perintah

crontab -r

crontab -l

crontab: no crontab for sis

  • 2.5. Konfigurasi Service

File /etc/service adalah database service yang disediakan oleh system, merupakan urutan nomor port dan terdapat informasi tentang
1. Nama Service
2. Nomor port
3. Nama protocol
4. Alias

#
# Network services, Internet style
#
# Note that it is presently the policy of IANA to assign a single well-known
# port number for both TCP and UDP; hence, most entries here have two entries
# even if the protocol doesn't support UDP operations.
# Updated from RFC 1700, ``Assigned Numbers'' (October 1994). All ports
# are included.
#
# The latest IANA port assignments can be gotten from
#       http://www.isi.edu/in-notes/iana/assignments/port-numbers
# The Well Known Ports are those from 0 through 1023.
# The Registered Ports are those from 1024 through 49151
# The Dynamic and/or Private Ports are those from 49152 through 65535
#
# Kerberos services are for Kerberos v4, and are unofficial. Sites running
# v5 should uncomment v5 entries and comment v4 entries.
#
# $FreeBSD: src/etc/services,v 1.62 1999/08/27 23:23:45 peter
#       From: @(#)services      5.8 (Berkeley) 5/9/91
#
# WELL KNOWN PORT NUMBERS
#
rtmp              1/ddp    #Routing Table Maintenance Protocol
tcpmux            1/tcp    #TCP Port Service Multiplexer
tcpmux            1/udp    #TCP Port Service Multiplexer
nbp               2/ddp    #Name Binding Protocol
compressnet       2/tcp    #Management Utility
compressnet       2/udp    #Management Utility
compressnet       3/tcp    #Compression Process
compressnet       3/udp    #Compression Process
echo              4/ddp    #AppleTalk Echo Protocol
rje               5/tcp    #Remote Job Entry
rje               5/udp    #Remote Job Entry
zip               6/ddp    #Zone Information Protocol
...

Pada file tersebut kita dapat menambahkan serivice port didalamnya secara manual.

panduan/freebsd.txt · Last modified: 2013/11/01 09:27 (external edit)