User Tools

Site Tools


panduan:panduan_openoffice.org_untuk_pemula:openoffice.org_calc

SEBELUM MULAI

1.1 Cakupan Buku Ini

Buku ini membahas beberapa fitur yang dimiliki oleh Calc dan OOo. Fitur-fitur yang dibahas adalah fitur yang mungkin akan sering digunakan oleh pengguna pemula. Buku ini jelas bukan untuk kalangan mahir.

1.2 Kondisi

Buku ini menganggap para pembaca telah mengerti beberapa hal dasar dalam berkomputer, seperti cara menggunakan tetikus (mouse), papan ketik (keyboard), dan manajemen berkas (direktori, berkas, ekstensi).
Buku ini dibuat berdasarkan OpenOffice.org 3.1.1 untuk Linux. Meski demikian, seharusnya bisa diterapkan pula untuk OpenOffice.org versi sistem operasi lainnya (dengan perbedaan yang tidak begitu jauh).

1.3 Peringatan

Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul karena menerapkan langkah-langkah di buku ini. Oleh karena itu, gunakanlah dokumen yang terpisah dari dokumen- dokumen penting. Baca dengan cermat apabila menerima pesan peringatan, sebelum mengambil keputusan.

1.4 Petunjuk atau Bantuan

Merasa isi buku ini kurang membahas fitur-fitur Calc? Ada sejumlah dokumentasi yang bisa dijadikan rujukan untuk belajar atau memperdalam penguasaan terhadap OOo.

1.4.1 Sistem Pembantu
Sistem pembantu ini datang bersama dengan paket OOo yang dipasang. Cukup lengkap. Hanya saja, masih dalam bahasa Inggris.
Untuk membukanya, pastikan dahulu aplikasi OOo terbuka, dan lakukan salah satu langkah berikut.
1. Klik menu Help > OpenOffice.org Help.
2. Atau, tekan F1.

001.jpg
Gambar 1.1: Sistem pembantu.

1.4.2 Bantuan Daring Bebas Bayar
Mulai dari milis, forum, hingga dokumentasi disediakan oleh komunitas OOo. Untuk informasi lebih lengkap, silakan berkunjung ke http://support.openoffice.org/index.html.

1.4.3 Dokumentasi OOoAuthors
Beberapa materi dari dokumentasi yang disusun oleh OOoAuthors digunakan di dalam buku ini. Ingin memperoleh yang lebih lengkap? Kunjungi saja http://www.oooauthors.org.

1.4.4 Milis OpenOffice.org Indonesia
Silakan bergabung di salah satu atau kedua milis berikut.
1. http://groups.yahoo.com/group/oooindo Para pengguna Ooo Indonesia.
2. http://groups.yahoo.com/group/proyek-ooo Para kontributor proyek dokumentasi dan bahasa natif OOo Indonesia.

1.4.5 Dokumentasi OpenOffice.org Indonesia
Silakan berkunjung ke http://project.informatix.or.id/. Di sini terdapat sejumlah dokumentasi OOo yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

MEMULAI CALC

2.1 Apa itu Calc?

Calc atau OpenOffice.org Calc (OOo Calc) adalah satu dari beberapa komponen OpenOffice.org. Calc berperan sebagai pengolah angka. Dengan Calc, kita dapat membuat laporan keuangan atau statistik. Laporan tersebut bisa dilengkapi tabel dan grafik, lalu dieskpor dalam format dokumen populer lain, seperti MS Excel (.xls) maupun PDF.

2.2 Membuka dan Menutup Calc

2.2.1 Membuka Aplikasi
Linux
Sejumlah distro Linux didistribusikan bersama OOo. Dan para pembuat distro itu tidak akan membuat kita bersusah payah mengaktifkannya. Ikon Calc dapat berada pada panel, desktop, menu, bahkan ketiga-tiganya.
1. Untuk GNOME, klik menu Applications > Office > OpenOffice.org Spreadsheet atau OpenOffice.org 3.1 Calc.
2. Untuk KDE, klik menu K > Office > OpenOffice.org Spreadsheet atau OpenOffice.org 3.1 Calc.

Windows
1. Ikon Calc dapat ditemukan pada desktop. Klik dua kali dan tunggu jendelanya terbuka.
2. Atau, dengan menklik tombol Start > All Programs OpenOffice.org 3.1 > OpenOffice.org Calc.

002.jpeg
Gambar 2.1: Membuka Calc di GNOME.

2.2.2 Menutup Aplikasi
Menutup aplikasi berbeda dengan menutup dokumen.
1. Klik ikon silang di salah satu pojok jendela aplikasi.
2. Atau, klik menu File > Exit.
3. Atau, tekan Ctrl + Q.

Gambar 2.2: Menutup aplikasi.

2.3 Lembar Kerja

Ketika membuka Calc, kita disuguhkan sebuah wilayah luas yang dihiasi petak-petak kecil. Petak-petak tersebut adalah sel yang membentuk kolom serta baris dan dikelompokkan menjadi satu lembar kerja. Akan dibahas pada bab lebih lanjut.

005.jpeg
Gambar 2.3: Jendela kerja Calc.

2.4 Tampilan Lembar Kerja

Kita bisa memilih antara dua tampilan.
1. Untuk tampilan normal, klik menu View > Normal.
2. Untuk tampilan sesuai halaman, klik menu View > Page Break Preview.


Gambar 2.4: Tampilan lembar kerja sesuai halaman

2.5 Zum (Memperbesar/Memperkecil Tampilan)

Untuk memperbesar/memperkecil tampilan lembar kerja, bisa memilih satu dari langkah-langkah berikut.
1. Seret gagang ke kiri/kanan atau klik tanda plus/minus pada kolom kedua baris status (dari kanan).
2. Atau, klik kanan pada kolom pertama baris status (dari kanan) dan pilih salah satu persentase zum.
3. Atau, klik menu View > Zoom…. Sebuah dialog akan muncul. Pilih salah satu faktor zum dan klik OK.


Gambar 2.5: Zum dari baris status.

Selain persentase, kita juga bisa memilih opsi Page Width (sesuai lebar halaman), atau Entire Page (seluruh halaman).

2.6 Baris Menu

Di bagian atas jendela aplikasi, terdapat baris diisi teks seperti File, Edit, View, dan seterusnya. Itulah baris menu. Beragam fungsi untuk bekerja dengan Calc dikelompokkan di sana.

2.6.1 Menggunakan Menu dengan Tetikus
Untuk menggunakan menu, klik pada menu yang dituju, selanjutnya pilih/klik submenu yang ditawarkan.

2.6.2 Menggunakan Menu dengan Papan Ketik
Yakni dengan menekan tombol Alt disusul tombol huruf yang digarisbawahi pada menu yang hendak dibuka.
Sebagai contoh, kita akan membuka menu File. Menu File memiliki huruf F yang digaris bawah. Oleh karena itu, kita bisa menekan Alt + F untuk membuka menu tersebut.
Pada submenu yang muncul pun ada karakter yang digaris bawah. Misalnya, kita hendak mengakses submenu Save As…, maka kita bisa langsung menekan tombol A.

2.7 Baris Alat

Baris alat atau toolbar dipenuhi gambar/ikon. Ikon-ikon itu berfungsi mempercepat instruksi.


Gambar 2.6: Baris alat dipenuhi ikon.

2.7.1 Menampilkan/Menyembunyikan Baris Alat
1. Klik menu View > Toolbars.
2. Baris alat yang ditampilkan memiliki tanda ceklis. Klik nama baris alat untuk memberi/membuang tanda ceklis.

2.7.2 Menampilkan/Menyembunyikan Ikon pada Baris Alat
1. Klik tanda panah pada ujung kanan baris alat.
2. Arahkan tetikus pada Visible Buttons.


Gambar 2.7: Menampilkan/menyembuikan ikon.

3. Ikon yang ditampilkan memiliki tanda ceklis. Klik pada nama ikon untuk memberi/membuang tanda ceklis itu.

2.7.3 Memindahkan Baris Alat
1. Untuk melepas baris alat dari jendela aplikasi, klik tahan dan seret gagang kiri baris alat ke dalam lembar kerja. Atau, klik ganda (dua kali) gagang tersebut sembari menahan tombol Ctrl.
010.jpeg
Gambar 2.8: Memindah baris alat.
2. Untuk menempelkan baris alat ke jendela aplikasi, klik tahan dan seret baris nama milik baris alat ke bagian atas, bawah, kiri, atau kanan jendela aplikasi. Atau, klik ganda baris nama tersebut.
3. Memindahkan baris alat saat menempel di jendela aplikasi dengan menyeret gagang kiri.
4. Memindahkan baris alat sewaktu tidak menempel pada jendela aplikasi dengan menyeret baris namanya.

2.8 Penggulung Layar

Penggulung layar atau scrollbar berupa batangan dengan tanda panah di kedua ujungnya. Berfungsi menggulung tampilan turun, naik, kiri, atau kanan.

011.jpeg
Gambar 2.9: Batang penggulung.

Ada dua cara menggunakannya. Pertama, dengan menekan tanda panah di ujung penggulung. Dan kedua, menyeret batang penggulung (drag and drop). Apabila tetikus yang dimiliki mempunyai tombol penggulung, kita bisa memanfaatkan tombol tersebut sebagai pengganti penggulung layar.

2.9 Baris Status

Di bagian paling bawah jendela Calc, terdapat baris status. Baris status tersebut terdiri atas beberapa kolom.

011a.jpg
Tabel 2.1 Kolom dan informasi pada baris status Calc.

2.10 Satuan Ukur

Satuan ini akan berpengaruh saat kita hendak mengatur lebar kolom atau tinggi baris. Untuk menentukan satuan ukur yang dipakai, bisa memakai langkah berikut.
1. Klik menu Tools > Options….
2. Klik tanda plus (+) pada OpenOffice.org Calc pada jendela Options.
3. Pilih General pada cabang yang muncul.
4. Ubah Measurement unit pada bagian Metrics sesuai satuan panjang yang diinginkan, misalnya Centimeter.
5. Klik OK.

2.11 Bahasa dan Mata Uang

Bahasa dan mata uang pada OOo akan mempengaruhi beberapa penulisan. Misalnya, penggunaan titik dan koma pada angka. Untuk mengatur bahasa dan mata uang, berikut beberapa langkahnya.
1. Klik menu Tools > Options… > Language Settings > Languages.
2. Tiga bagian yang harus diperhatikan pada bagian Language of ialah:
a. Locale setting, pastikan memilih Indonesian (jika ingin).
b. Decimal separator key, biarkan kotak Same as locale setting terpilih.
c. Default currency, pilihlah IDR Rp Indonesian.
3. Klik OK.

SUNTING

3.1 Tanda Sisip

Tanda sisip di Calc ada dua, yakni berupa kotak dan garis berkedip. Tanda sisip ini sebagai patokan menyisipkan karakter atau objek.

Gambar 3.1: Dua bentuk tanda sisip pada lembar kerja Calc
Tanda sisip berbentuk garis berkedip hanya muncul saat mengetik atau memasuki modus sunting (menekan F2).
3.1.1 Memindahkan Tanda Sisip
Tanda sisip bisa dipindah ke bagian-bagian lembar kerja, baik dengan tetikus maupun papan ketik.
Dengan Tetikus
Kita bisa menklik ke bagian lembar kerja manapun.
Dengan Papan Ketik
Kita bisa memindahkan tanda sisip dengan tombol arah (atas, bawah, kiri, dan kanan).

013.jpeg
Gambar 3.2: Tombol arah/panah (dilingkari).

Berikut tabel sejumlah cara memindahkan tanda sisip dengan papan ketik.
014.jpg
014a.jpg
Tabel 3.1 Beberapa cara memindahkan tanda sisip dengan papan ketik pada Calc.

3.1.2 Modus Sisip
Modus sisip mempengaruhi bagaimana sesuatu disisipkan pada lembar kerja. Setidaknya, ada dua modus sisip dan hanya aktif saat mengetik.

Jenis Modus Sisip
1. INSRT, modus sisip standar. Apa yang kita ketik akan terus bertambah tanpa mengurangi yang telah diketik.

Gambar 3.3: Modus sisip biasa (kiri) dan modus sisip timpa(kanan).
2. OVER, modus sisip timpa. Cobalah mengetik sejumlah kata. Letakkan tanda sisip di antara kata-kata itu, dan ketik sejumlah kata lain. Dengan modus OVER, maka karakter-karakter di sebelah kanan akan diganti oleh karakter-karakter yang baru kita ketik.

Mengganti Modus Sisip
1. Klik pada kolom keempat baris status.
2. Atau, tekan tombol Ins.

3.2 Menyunting Isi Sel

Ketik sejumlah teks di sebuah sel. Kemudian, tekan Enter. Setelah itu, kembalikan kursor pada sel yang telah kita isi tersebut. Lalu, ketik sejumlah teks kembali.
Kita akan mendapati bahwa teks sebelumnya berganti oleh teks yang baru saja diketik. Lalu, bagaimana jika kita hendak menyunting sedikit saja isi sel yang telah diketik sebelumnya?
1. Tekan F2.
2. Atau, klik dua kali sel bersangkutan.

3.3 Menyorot

Sebagian besar di antara kita mungkin mengenalnya dengan istilah memblok atau menyeleksi.
3.3.1 Menyorot dengan Tetikus
1. Tahan tombol kiri tetikus di salah satu sel.
2. Seret tetikus hingga ke sel lainnya.
3. Lepaskan tombol tetikus.
3.3.2 Menyorot dengan Papan Ketik
1. Letakkan tanda sisip di salah satu sel.
2. Tahan tombol Shift.
3. Tekan tombol panah/arah (kiri, kanan, atas, atau bawah sesuai keperluan).
4. Setelah terseleksi, lepaskan tombol panah dan Shift.

Gambar 3.4: Contoh sel yang disorot.

3.3.3 Membuang Sorotan
1. Klik di luar wilayah yang tersorot.
2. Atau, tekan tombol Esc.

3.3.4 Patut Diingat
Jangan menekan tombol karakter apa pun saat menyorot sesuatu. Jika dilakukan, maka teks/objek yang disorot akan terhapus digantikan oleh karakter yang ditekan.
Selain tombol karakter, juga hindari tombol Delete dan Backspace. Kecuali, memang diinginkan.

3.3.5 Berbagai Cara Menyorot
Berikut tabel cara-cara yang bisa dipakai untuk menyeleksi.

016aa.jpg
016b.jpg
Tabel 3.2 Berbagai cara menyorot

3.3.6 Modus Sorot
Jenis Modus Sorot
Baris status Calc memiliki sembilan kolom. Salah satunya (kolom keempat dari kiri) adalah modus seleksi yang dipakai.

Gambar 3.5: Contoh modus sorot.
1. STD, modus seleksi standar. Semua seleksi yang kita lakukan di atas menggunakan modus ini.
2. EXT, modus seleksi perluasan. Seleksi dimulai dari lokasi tanda sisip ke lokasi pointer diklik. Jadi, tidak perlu menahan tombol tetikus sembari menyeretnya.
3. ADD, modus seleksi penambahan. Kita bisa memblok banyak bagian lembar kerja secara terpisah.

Mengubah Modus Sorot
Untuk mengubah modus seleksi, klik pada kolom keempat baris status (dari kiri).

3.4 Menghapus

3.4.1 Antara Delete dan Backspace
1. Delete menghapus karakter di sisi kanan atau isi sel yang dipilih. Sebuah dialog akan muncul. Dibahas selanjutnya pada Dialog Delete Contents. Pilih salah satu atau beberapa opsi dan klik OK atau tekan Enter.
2. Backspace menghapus karakter di sisi kiri atau isi sel yang dipilih tanpa konfirmasi.

3.4.2 Menghapus Banyak Sekaligus
1. Sorot teks/sel yang hendak dihapus.
2. Tekan Delete atau Backspace.

3.4.3 Dialog Delete Contents
Dialog ini muncul bila menekan tombol Delete. Dengan dialog ini, kita bisa memilih komponen isi sel yang bisa dihapus.
1. Delete all, menghapus semua isi sel.
2. Text, hanya menghapus teks.
3. Numbers, hanya menghapus angka.
4. Date & time, hanya menghapus format tanggal dan jam.
5. Formulas, hanya menghapus rumus/formula.
6. Notes, hanya menghapus catatan.
7. Formats, hanya menghapus format sel.
8. Objects, hanya menghapus objek pada sel.

3.5 Membatalkan dan Mengembalikan (Undo/Redo)

3.5.1 Undo
Ada kalanya kita salah ketik atau keliru meletakkan suatu objek. Untuk membatalkan kesalahan tersebut, berikut langkahnya.
1. Klik ikon Undo.
2. Atau, tekan Ctrl + Z.
Lakukan beberapa kali sesuai keperluan.


Gambar 3.7: Ikon Undo (kiri) dan Redo (kanan)

3.5.2 Redo
Bagaimana jika kita kebablasan saat membatalkan kesalahan tersebut, sehingga yang tidak seharusnya dibatalkan, akhirnya turut terhapus? Cukup lakukan salah satu langkah di bawah ini.
1. Klik ikon Redo.
2Tebal. Atau, tekan Ctrl + Y.
Lakukan beberapa kali sesuai keperluan.

3.5.3 Kendali Undo dan Redo
Fitur undo dan redo bergantung dari banyaknya langkah kerja yang diikutinya. Secara baku, OOo merekam 100 langkah terakhir. Lebih dari itu, tidak bisa dibatalkan atau dikembalikan.
Apabila ingin menambah atau mengurangi langkah yang bisa dikembalikan tersebut, bisa dilakukan langkah di bawah ini.
1. Klik menu Tools > Options… > OpenOffice.org > Memory.
2. Terdapat kotak isian Number of steps. Silakan diubah sesuai keinginan. Apabila menaikkan jumlah langkah yang diingat, pastikan komputer milik kita masih mampu menanganinya. Mengubah nilai ini berpengaruh pada konsumsi memori komputer.
3. Klik OK.

3.6 Potong, Salin, dan Tempel

3.6.1 Potong dan Tempel
Potong atau cut akan membuat teks/objek asli menghilang, namun selanjutnya kita bisa menggandakan teks yang dipotong tersebut sebanyak-banyaknya.
1. Sorot sejumlah teks/sel yang hendak dipotong.
2. Klik ikon Cut atau tekan Ctrl + X.
3. Letakkan tanda sisip pada lokasi yang diinginkan.
4. Klik ikon Paste atau tekan Ctrl + V secukupnya.

3.6.2 Salin dan Tempel
Hasil akhir sama seperti cut, tetapi teks/objek asli tidak hilang.
1. Sorot sejumlah teks/sel yang hendak disalin.
2. Klik ikon Copy atau tekan Ctrl + C.
3. Letakkan tanda sisip pada lokasi yang diinginkan.
4. Klik ikon Paste atau tekan Ctrl + V secukupnya.


Gambar 3.8: Dari kiri: ikon Cut, Copy, dan Paste.

3.6.3 Salin Cepat

Gambar 3.9: Menyalin cepat dengan menyeret gagang di sudut tanda sisip.

Lihatlah tanda sisip berbentuk kotak yang melingkupi sel. Di sudut kanan bawahnya ada sebuah petak hitam kecil. Dengan menyeret petak tersebut, kita bisa menyalin data dengan cepat. Dengan syarat, datanya bukan berupa angka.

1. Letakkan tanda sisip pada sel dengan data yang hendak disalin.
2. Posisikan pointer tetikus pada petak kecil di sudut kanan bawah tanda sisip. Pastikan pointer berubah menjadi tanda silang (tambah).
3. Seret petak tersebut ke arah data hendak disalin.

3.6.4 Urutan Data dengan Salin Cepat
Ingin membuat urutan data dengan cepat? Misalnya, kita ingin mengisi sel A1 sampai A10 dengan angka 1 sampai 10. Kita tidak perlu mengisi sel A1 dengan 1, sel A2 dengan 2, dan seterusnya hingga A10 dengan 10 secara manual. Cukup lakukan contoh berikut.
1. Ketik 1 pada sel A1.
2. Seret gagang hitam tanda sisip kotak hingga ke sel A10.

3.7 Cari dan Ganti

Apabila ada teks yang hendak diganti dan tersebar dalam dokumen, kita bisa memanfaatkan fitur pencarian ini.

3.7.1 Cari
1. Klik menu Edit > Find & Replace….
2. Atau, tekan Ctrl + F.
3. Selanjutnya, isikan teks yang hendak dicari pada kotak Search for.
4. Klik Find untuk mulai mencari.
5. Klik Find All, maka semua teks sesuai pencarian akan tersorot atau terblok.

3.7.2 Ganti
Apabila hendak sekaligus mengganti teks yang dicari, maka selain mengisi kotak Search for dengan teks yang hendak dicari, maka kita bisa mengisi teks pengganti pada kotak Replace with. Kita bisa menggunakan dua tombol yang ada di samping kanan kotak tersebut.
021.jpeg
Gambar 3.10: Dialog untuk mencari atau sekaligus mengganti teks yang ditentukan.
1. Replace, mengganti satu demi satu kata yang ditemukan.
2. Replace All, mengganti seluruh kata yang ditemukan.

3.7.3 Opsi Pencarian
Sejumlah opsi tersedia untuk membantu proses mencari ataupun sekaligus mengganti teks.
1. Match case, huruf kapital dan kecil juga diperhitungkan.
2. Entire cells, mencari keseluruhan kata atau sel yang identik dengan teks di dalam kotak Search for.
3. Current selection only, hanya mencari pada bagian yang diseleksi/diblok.
4. Backwards, mencari mundur (dari akhir hingga awal dokumen).
5. Regular expressions, menerapkan ekspresi reguler. Misalnya, kita bisa mengetik t.nda. Hasil pencariannya bisa saja tanda, tunda, maupun tenda.
6. Similarity search, pencarian senada teks pada kotak Search for. Dengan demikian, teks yang dicari bisa saja tidak sama persis pada kotak Search for. Pencarian ini bergantung pada toleransi yang diberikan dengan menklik tombol …. Pada dialog yang muncul, kita menset toleransi huruf yang berbeda (Exchange characters), panjang maksimal (Add characters), maupun panjang minimal (Remove characters) yang ditoleransi.
022.jpeg
Gambar 3.11: Dialog untuk mencari atau sekaligus mengganti teks dengan opsi lanjutan.

7. Search for Styles, hanya mencari gaya teks.
Untuk memperoleh opsi 3 sampai 7, yakni dengan menklik tombol More Options.

3.7.4 Opsi Pencarian yang Lain
1. Search in, mencari pada elemen dokumen. Bisa dipilih antara rumus/formula (Formula), nilai-nilai (Values), atau catatan (Notes).
2. Search direction, arah pencarian. Bisa dipilih mencari searah baris (Rows) atau kolom (Columns).
3. Search in all sheets, apabila diceklis maka kita akan mencari di seluruh lembar kerja dalam dokumen.

DOKUMEN

4.1 Menyimpan Dokumen

1. Klik menu File > Save atau tekan Ctrl + S.
2. Isikan nama berkas pada kotak Name file:.
3. Pastikan yang terpilih adalah ODF Spreadsheet (.ods) pada kotak File type:.
4. Klik Save.

Gambar 4.1: Dialog Save As.

Catatan: Dialog Save As tidak akan muncul apabila kita menyimpan untuk yang kedua kali pada dokumen yang sama. Apabila mendapati dialog Save As berbeda dari ilustrasi dalam bab ini, silakan rujuk pada materi Dialog Save As dan Open.

4.1.1 Format Dokumen Calc
Jenis dokumen Calc (sejak versi 2.x) adalah ODF Spreadsheet, ekstensinya .ods. Jenis ini tidak bisa dibuka oleh MS Excel (Microsoft Excel).

4.1.2 Menyimpan pada Format Selain Calc
Supaya dokumen Calc bisa dibuka oleh MS Excel, ubah format yang digunakan saat menyimpan dokumen.
1. Klik menu File > Save As.
2. Pada bagian File type:, ubah menjadi Microsoft Excel 97/2000/XP (.xls).
3. Klik Save. Akan muncul sebuah peringatan.
4. Klik saja Keep Current Format.
Cara di atas juga bisa dipakai untuk menyimpan dokumen Calc ke format lain, misalnya HTML dan XML.
Catatan: Menyimpan ke format selain Calc di atas sama saja dengan membuat salinan baru. Mengubah dokumen di format baru ini tidak sekaligus mengubah dokumen aslinya.

4.2 Membuat Dokumen Baru

1. Klik menu File > New > Spreadsheet.
2. Atau, tekan Ctrl + N pada saat di jendela Calc.

Menutup dokumen bukan menutup aplikasi.
1. Apabila terdapat lebih dari satu jendela OOo, bisa langsung menklik ikon silang di pojok jendela.
2. Apabila hanya satu jendela OOo, klik ikon silang yang berada satu baris dengan menu (di sebelah kanan).
3. Atau, klik menu File > Close.


Gambar 4.2: Menutup dokumen.

4.4 Membuka Dokumen

1. Klik menu File > Open… atau tekan Ctrl + O.
2. Cari dan klik nama berkas yang hendak dibuka.
3. Klik Open.
Catatan: Apabila mendapati dialog Open berbeda dari ilustrasi dalam bab ini, silakan rujuk pada materi Dialog Save As dan Open.

025.jpeg
Gambar 4.3: Dialog Open.

4.4.1 Membuka Dokumen yang Terakhir Dibuka
Sepuluh dokumen terakhir yang dibuka dengan OOo, bisa kita buka kembali dengan cepat tanpa melalui dialog Open.
1. Klik menu File > Recent Documents.
2. Klik salah satu nama berkas yang hendak dibuka.

4.5 Dialog Save As dan Open

Bentuk dialog ini berbeda-beda sesuai integrasi dengan desktop. OOo yang terintegrasi dengan GNOME misalnya, dialog Save As yang dimilikinya berbeda dengan bawaan OOo.
Namun, fungsi dan cara kerjanya tidak jauh berbeda. Untuk mengeset OOo memakai dialog bawaannya atau dialog sistem operasi/desktop, bisa dilakukan langkah berikut.
1. Klik Tools > Options… > OpenOffice.org > General.
2. Beri centang Use OpenOffice.org dialogs jika ingin memakai dialog bawaan OOo.
3. Atau, buang centang apabila ingin memakai dialog milik sistem operasi/desktop.
4. Klik OK.
Catatan: Apabila terbiasa dengan dialog untuk menyimpan atau membuka dokumen milik desktop, lebih baik opsi tersebut di atas tidak dicentang.

4.6 Fitur AutoRecovery

4.6.1 Simpan Otomatis
Aktifkan fitur ini untuk menghadapi beberapa hal yang tidak diinginkan, seperti aplikasi crash, hang, atau komputer yang mendadak mati.
1. Klik menu Tools > Options… > Load/Save > General.
2. Centang Save AutoRecovery information every.
3. Isikan rentang waktu pada kotak Minutes.
4. Klik OK.
Catatan: Menyimpan otomatis tidak serta-merta menyimpan dokumen yang asli. Ini semacam fitur antisipasi/pencadang.

4.6.2 Pengembalian Dokumen
Apabila OOo sempat menyimpan dokumen secara otomatis sebelum terjadi hal-hal seperti yang disebutkan di atas, maka masih ada harapan pekerjaan kita yang belum disimpan secara manual masih bisa dikembalikan.

026.jpeg
Gambar 4.4: Dialog pengembalian dokumen akibat OOo yang tertutup mendadak (komputer bentrok atau mati).

Pada saat menjalankan ulang OOo setelah terjadinya masalah (bentrokan atau komputer mati), maka dialog OpenOffice.org Document Recovery akan lebih dahulu muncul. Dalam dialog tersebut, disebutkan dokumen-dokumen yang akan dipulihkan.
1. Klik Start Recovery > untuk mulai pemulihan.
2. Tunggu hingga semua status dokumen Successfully recovered.
3. Kemudian, klik Finish.

4.7 Pesan Peringatan

Berikut beberapa pesan peringatan saat menyimpan maupun menutup dokumen.

4.7.1 Nama dan Jenis Berkas Sama
Kita tinggal memilih antara dua berikut.
1. Yes, maka berkas baru akan menimpa berkas lama.
2. No, untuk memilih nama yang baru.


Gambar 4.5: Peringatan nama dan jenis dokumen sama.

4.7.2 Menyimpan Berkas dalam Format Selain ODF
Inti pesan tersebut ialah Calc tidak menjamin bahwa bentuk dokumen yang disimpan dalam format selain ODF akan sama persis. Bisa saja ada beberapa pengaturan yang hilang.


Gambar 4.6: Contoh peringatan saat hendak menyimpan dokumen dalam format selain ODF.

1. Keep Current Format, berkas akan ditulis dalam format yang dipilih.
2. Save in ODF Format, memilih format ODF.
Untuk mematikan peringatan tersebut, dilakukan langkah di bawah ini.
1. Centang Ask when not saving in ODF format pada dialog peringatan yang muncul.
2. Atau, klik menu Tools > Options… > Load/Save > General dan centang Warn when not saving in ODF or default format. Klik OK.

4.7.3 Menutup Dokumen yang Belum Disimpan
Setidaknya, ada tiga hal yang bisa kita pilih.
1. Save, menyimpan dan dokumen akan ditutup.
2. Discard, tidak menyimpan dan dokumen akan ditutup.
3. Cancel, batal menutup dan dokumen akan tetap terbuka.


Gambar 4.7: Contoh peringatan saat menutup dokumen yang belum disimpan.

4.8 Pratampil (Preview) Dokumen

Ada kalanya, kita ingin meninjau keseluruhan isi dokumen sebelum turun cetak. Misalnya, ingin memastikan bahwa beberapa gambar berada pada tempat yang seharusnya.
Untuk itu, kita bisa menklik ikon Page Preview atau klik menu File > Page Preview. Serta-merta, tampilan dokumen akan berubah. Setelah puas, kita bisa menklik ikon Close Preview untuk kembali ke modus normal.

4.9 Mencetak Dokumen

4.9.1 Mencetak Langsung Seluruh Halaman
Klik ikon Print File Directly, maka mulai dari halaman pertama hingga akhir dokumen akan langsung dicetak.


Gambar 4.8: Mencetak langsung seluruh halaman.

4.9.2 Mencetak Halaman Tertentu 1. Klik menu File > Print… atau tekan Ctrl + P.
2. Pilih antara All sheets atau Selected sheets. Pilihan ini akan mempengaruhi opsi selanjutnya.
3. Pilih opsi Pages.
4. Lalu, isi kotak di sampingnya dengan nomor halaman yang ingin dicetak.
a. Isikan 1, hanya halaman pertama yang akan dicetak.
b. Jika diisi 1-5, maka halaman pertama sampai kelima.
c. Apabila diisi 1;5, maka halaman pertama dan kelima.
d. Ketiga cara di atas bisa digabung, misalnya menjadi 1-5;7 yang artinya mencetak halaman pertama sampai lima dan ketujuh.
5. Klik OK.
Langkah 2 di atas akan mempengaruhi opsi pada langkah 3. Kita akan mengambil sebuah contoh. Dokumen memiliki tiga lembar kerja. Lembar kerja pertama 3 halaman, lembar kerja kedua 2 halaman, dan lembar kerja ketiga 4 halaman. Total, ada 9 halaman.

1. Apabila memilih All sheets, maka pada opsi Pages, kita bisa mengisi nilai 2-8. Halaman kedua sampai kedelapan akan dicetak. 2. Apabila memilih Selected sheets, dan lembar kerja yang dipilih adalah lembar kerja pertama, meskipun kita mengisi nilai 2-8, halaman yang dicetak hanya halaman kedua sampai keempat.
Gambar 4.9: Mencetak halaman tertentu.

4.9.3 Mencetak Hanya Sel yang Dipilih

1. Sorot sejumlah sel yang isinya hendak dicetak.
2. Klik menu File > Print… atau tekan Ctrl + P.
3. Pilih opsi Selected cells.
4. Klik OK.

4.9.4 Mencetak Halaman Rangkap

1. Klik menu File > Print… atau tekan Ctrl + P. 2. Tentukan halaman yang ingin dicetak pada opsi Pages. 3. Isikan nilai pada kotak Number of copies. Misalnya, 2. Ini berarti mencetak halaman yang sama dua kali. 4. Klik OK.

4.9.5 Memilih Pencetak (Printer) yang Digunakan
Apabila kita memiliki lebih dari satu pencetak yang terhubung ke komputer, kita bisa memilih pencetak yang akan dipakai.
1. Klik menu File > Print… atau tekan Ctrl + P.
2. Pilih nama pencetak pada kotak Name.
3. Pilih halaman yang hendak dicetak pada opsi Pages (jika diperlukan).
4. Klik OK.


Gambar 4.10: Memilih pencetak.

4.10 Mengekspor Dokumen ke Bentuk PDF

Pada dokumen yang sedang dibuka, klik ikon Export Directly as PDF. Akan muncul sebuah jendela. Kita cukup mengubah nama dokumen (apabila ingin), lalu klik tombol Export.
Atau, klik menu File > Export as PDF…. Sebuah dialog akan muncul.
1. Pilih halaman yang hendak diekspor pada bagian Range.
a. All untuk semua halaman dokumen.
b. Pages untuk halaman tertentu saja. Sama seperti hendak mencetak halaman-halaman tertentu.
2. Pada bagian Images, kita bisa menentukan kualitas gambar pada dokumen PDF. Ini berpengaruh pada ukuran dokumen PDF. Pilih Lossless compression untuk tidak dikompresi atau isikan persentase kompresi pada kotak Quality milik JPEG compression.
3. Klik Export.
4. Isikan nama baru jika ingin, kemudian klik Export sekali lagi.
Berkas PDF ini bisa dibuka dengan Adobe Reader, Evince, Okular, maupun pembaca PDF lainnya.

Gambar 4.11: Ekspor PDF langsung.

4.11 Melindungi Dokumen dengan Sandi

1. Klik menu File > Save As. 2. Centang Save with password. 3. Berikan atau ubah nama dokumen (jika perlu). 4. Klik Save. 5. Apabila dokumen sebelumnya sudah pernah disimpan dan namanya tidak diubah (langkah 3), maka pesan peringatan akan muncul. Silakan klik OK untuk terus atau Cancel untuk batal. 6. Masukkan sandi yang sama pada kotak Enter password dan Reenter password. 7. Klik OK.

KARAKTER

Teks pada Calc berada dalam sel. Apabila tanda sisip berupa kotak, maka pemformatan berlaku pada seisi sel yang dipilih.


Gambar 5.1 Perbedaan hasil pemformatan, karena berbeda tanda sisip.

Namun jika tanda sisip berupa garis berkedip (tekan F2), maka pemformatan karakter akan berlaku hanya pada teks yang diseleksi dalam sel bersangkutan.

5.1 Cetak Tebal, Miring, dan Garis Bawah


Gambar 5.2: Ikon Bold (kiri), Italic (tengah), dan Underline (kanan). 1. Cetak tebal, klik ikon Bold. Atau, tekan Ctrl + B. 2. Cetak miring, klik ikon Italic. Atau, tekan Ctrl + I. 3. Garis bawah, klik ikon Underline. Atau, tekan Ctrl + U.

5.2 Warna, Jenis, dan Ukuran Huruf

1. Untuk mengubah warna teks, klik panah di samping kanan ikon Font Color. Sebuah palet warna akan muncul. Cukup klik salah satu warna, maka teks yang dipilih akan berubah pula warnanya.

Gambar 5.3: Warna teks/huruf.

2. Untuk mengubah jenis huruf, klik panah di samping kanan kotak Font Name. Sebuah daftar akan muncul. Cari jenis huruf yang dikehendaki, lalu klik. Serta-merta teks yang disorot jenisnya turut berubah.

Gambar 5.4: Font Name (kiri) dan Font Size (kanan).

3. Untuk mengubah ukuran huruf, klik panah di samping kanan kotak Font Size. Sebuah daftar akan muncul. Cari ukuran yang diingini, lalu klik. Selain memilih dari daftar, kita juga bisa memasukkan angka yang diingini. Cukup klik pada kotak Font Size dan isikan angka tertentu, misalnya 35 lalu Enter.

5.3 Superskrip dan Subskrip

Lihatlah contoh 10 km². Penulisan angka 2 pada 10 km² disebut dengan superskrip. Sementara pada contoh CO2, angka 2 ditulis dengan cara subskrip.


Gambar 5.5: Ikon Superscript (kiri) dan Subscript kanan).

5.3.1 Superskrip
Misalnya, kita akan membuat 10 km².
1. Sorot angka 2 pada 10 km2.
2. Klik ikon Superscript.
3. Atau, tekan Ctrl + Shift + P.

5.3.2 Subskrip
Misalnya, kita akan membuat CO2.
1. Sorot angka 2 pada CO2.
2. Klik ikon Subscript.
3. Atau, tekan Ctrl + Shift + B.

5.4 Karakter Khusus/Simbol

Bagaimana jika kita hendak menulis teks yang dibubuhi lambang seperti alfa, beta, gama, teta, lambda, sigma, dan lain sebagainya?
1. Klik menu Insert > Special Character…. Sebuah dialog akan terbuka.
2. Pilih jenis huruf yang diinginkan pada kotak Font. Misalnya, OpenSymbol.
3. Gulir ke atas atau ke bawah pada palet karakter yang ada di bawahnya. Bisa gunakan batang penggulung atau roda gulung pada tetikus.
4. Misalnya, kita ingin menyisipkan simbol alfa, maka klik pada simbol alfa.
5. Karakter yang telah siap disisipkan, akan muncul pada baris Characters:
6. Tidak hanya satu, kita bisa menyisipkan lebih dari satu sekaligus (maksimal 32 karakter). Silakan klik karakter lainnya. Karakter yang dipilih akan turut muncul menemani simbol alfa di baris Characters:.
7. Untuk membatalkan daftar karakter yang dipilih, klik Delete, maka daftar karakter yang dipilih akan kosong.
8. Setelah selesai, klik OK untuk menyisipkan karakter yang dipilih. Atau, Cancel jika ingin menutup dialog tanpa menyisipkan simbol.


Gambar 5.6: Menyisipkan karakter khusus/simbol.

HALAMAN

6.1 Ukuran Kertas, Margin, dan Orientasi

Sebagai contoh, kita akan membuat dokumen dengan ukuran halaman folio (21,5 x 33,0 cm) tumbang/mendatar, lebar margin kiri dan kanan 1,5 cm, serta 2 cm di atas dan bawah.
1. Klik menu Format > Page….
2. Pilih tab Page.
3. Pada bagian Format, OOo tidak menyediakan format folio. Jadi, kita isi sendiri. Pada kotak Width dengan 21,5 cm dan kotak Height dengan 33,0 cm.
4. Pada Orientation, pilih Landscape.
5. Isikan nilai 1,5 cm pada kotak Left dan Right.
6. Isikan nilai 2 cm pada kotak Top dan Bottom.
7. Klik OK.


Gambar 6.1: Mengeset ukuran kertas, margin, serta orientasinya.

6.2 Meratakan Isi Halaman

Untuk setelan baku Calc, isi halaman dokumen diratakan di sebelah kiri atas. Untuk membuat isi halaman menjadi rata tengah (baik vertikal atau horisontal), berikut langkahnya.
041.jpeg
Gambar 6.2: Menyetel perataan isi halaman dokumen Calc.
1. Klik menu Format > Page….
2. Pilih tab Page.
3. Seksi Table alignment.
a. Centang opsi Horizontal, maka isi halaman akan rata tengah secara horisontal (antara kiri dan kanan).
b. Centang opsi Vertical, maka isi halaman akan rata tengah secara vertikal (antara atas dan bawah).
4. Klik OK.

Header dan footer adalah bagian dokumen yang menjadi tajuk atau kop (header) dan bagian kaki (footer). Bagian kaki berbeda dengan catatan kaki (footnote).
042.jpeg
Gambar 6.3: Posisi kop (header), badan dokumen, dan kaki (footer).
Guna tajuk/kop dan kaki adalah membuat sebuah bagian dokumen yang sama antara satu halaman dengan halaman yang lain. Misalnya, memberikan nomor revisi, atau sekadar catatan yang selalu berulang.

6.3.1 Mengaktifkan Kop dan Kaki
043.jpeg
Gambar 6.4: Contoh dialog untuk menyunting kop.
1. Klik menu Format > Page….
2. Pilih tab Header untuk tajuk/kop atau Footer untuk kaki.
3. Klik tombol Edit….
4. Ketik teks pada kotak Left area (kiri), Center area (tengah), dan Right area (kanan). Masing-masing kotak mewakili kenampakan teks pada kop/kaki nantinya.
5. Atau, kita bisa memilih teks yang telah dipersiapkan oleh Calc. Bisa dipilih pada senarai Header atau Footer.
6. Tombol-tombol pada baris Custom header atau Custom footer bisa dimanfaatkan untuk memanipulasi kop/kaki.
7. Setelah selesai, klik OK.
8. Klik OK kembali.

Contoh Kop
Kita akan membuat kop dengan judul dokumen dicetak tebal di sebelah kiri. Sementara di sebelah kanannya adalah nomor halaman dengan format “Halaman XX dari XX”.
1. Klik menu Format > Page….
2. Pilih tab Header.
3. Pastikan Header on tercentang.
4. Klik Edit….
5. Hapus semua isi kotak Left area, Center area, dan Right area apabila sebelumnya sudah ada isinya.
044.jpeg
Gambar 6.5: Contoh membuat kop, dengan tombol Text Attributes, Page, dan Pages yang dilingkari (dari kiri ke kanan).
6. Kotak Left area.
a. Isikan judul dokumen. Misalnya, DATA PENJUALAN BULAN FEBRUARI 2009.
b. Sorot teks tersebut, klik ikon Text Attributes pada baris Custom header (paling kiri).
c. Pilih tab Font.
d. Pada kotak Typeface, pilih Negreta atau Bold.
e. Klik OK.
7. Kotak Right area.
a. Ketik Halaman.
b. Klik ikon Page.
c. Ketik dari.
d. Klik ikon Pages.
8. Klik OK.
9. Klik OK kembali.
Selamat mencoba!

Contoh Kaki Ini akan menjadi contoh yang sederhana. Terkadang, ada kebiasaan untuk mencantumkan lokasi berkas pada bagian bawah dokumen. Kita akan menerapkannya pada bagian kaki halaman dokumen Calc. 1. Klik menu Format > Page….
2. Pilih tab Footer.
3. Pastikan Footer on tercentang.
4. Klik Edit….
044.jpe
Gambar 6.6: Contoh membuat kaki dengan senarai Footer yang telah disediakan oleh Calc (dilingkari).
5. Hapus semua isi kotak Left area, Center area, dan Right area apabila sebelumnya sudah ada isinya.
6. Kemudian, letakkan tanda sisip pada kotak Center area.
7. Pada senarai Footer, cari entri yang senada dengan file:/home/dirgita/data-pagu.ods. Bila belum disimpan, cari yang senada dengan Untitled1.
8. Klik OK.
9. Klik OK kembali.
Selamat mencoba!
6.3.3 Menghapus Kop dan Kaki
1. Klik menu File > Page….
2. Untuk kop, pilih tab Header dan buang ceklis Header on .
3. Untuk kaki, pilih tab Footer dan buang ceklis Footer on.
4. Klik OK.
6.3.4 Dokumen Baru Tanpa Kop dan Kaki
Calc otomatis menyediakan dokumen baru dengan halaman yang telah aktif kop dan kakinya. Apabila tidak suka dengan kebiasaan ini, kita bisa melakukan langkah berikut.
Langkah 1: Menyimpan Palet
1. Berdasarkan materi-materi sebelumnya, buat sebuah dokumen baru. Pada dokumen tersebut, hapus kop dan kakinya.
2. Selanjutnya, klik menu File > Templates > Save….
3. Pada kotak isian New template, isikan nama. Misalnya, calc-baru.
4. Pada kotak Categories, disarankan untuk memilih My Templates.
5. Klik OK.
045.jpeg
Gambar 6.7: Menerapkan palet.
Langkah 2: Menerapkan Palet
1. Klik menu File > Templates > Organize….
2. Klik dua kali My Templates.
3. Klik kanan nama palet yang baru dibuat (calc-baru).
4. Pilih Set As Default Template.
5. Klik Close.
=== 6.4 Gaya Halaman Berbeda === Andaikan kisah yang kita alami seperti ini. Kita membuat laporan dengan Calc. Hampir semua isi dokumen memakai orientasi halaman tegak. Lalu, bagaimana jika salah satunya harus memakai halaman tumbang? Haruskah membuat dokumen baru?

Gambar 6.8: Jendela Styles and Formatting untuk mengeset gaya yang berbeda. Ikon Page dilingkari.
Jika ingin, tidak perlu membuat dokumen baru. Cukup membuat gaya halaman dan lembar kerja baru, sehingga laporan tersebut masih dalam satu dokumen dan mudah dicari. Berikut langkah-langkahnya.
6.4.1 Menyetel Gaya
1. Klik menu Format > Styles and Formatting, atau tekan F11.
2. Klik ikon Page Styles pada dialog yang muncul. Ini adalah ikon kedua dari kiri, terletak di bagian atas dialog.
3. Klik kanan pada sembarang daftar dan pilih New….
4. Pada tab Organizer, isikan nama gaya yang diinginkan. Misalnya, Landscape pada kotak Name.
047.jpeg
Gambar 6.9: Salah satu langkah menyetel gaya halaman, yakni memberi nama untuk gaya halaman.
5. Pindah ke tab Page.
6. Pada tab Page ini, kita pilih orientasi Landscape.
7. Klik OK.
6.4.2 Menerapkan Gaya
1. Pilih lembar kerja yang hendak disetel dengan gaya yang telah dibuat. Satu lembar kerja hanya bisa memakai satu gaya halaman. Cara memilih atau menambah lembar kerja bisa dilihat pada Bab 8.
2. Pada lembar kerja yang dipilih, klik dua kali gaya yang telah dibuat.
3. Apabila kolom kedua dari kiri pada baris status isinya sama seperti gaya yang baru saja kita aktifkan, berarti kita telah berhasil.
048.jpeg
Gambar 6.10: Status gaya yang diterapkan. ====== MANIPULASI SEL ====== Petak-petak yang tampak memenuhi lembar kerja Calc adalah sel. Sel-sel tersebut membentuk baris dan kolom.
049.jpeg
Gambar 7.1: Sel, baris, dan kolom.
=== 7.1 Penamaan Sel === Sel-sel yang berjajar horisontal disebut baris, sementara yang berjajar vertikal disebut kolom. Baris diberi label dengan angka, misalnya baris 1, 2, 3 dan seterusnya. Sementara kolom, diberi label dengan huruf, misalnya kolom A, B, C, dan seterusnya.
Label baris dan kolom ini menjadi dasar penamaan sel. Sel yang berada pada kolom A dan baris 1, maka memiliki nama sel A1. Apabila berada pada kolom C baris 12, maka namanya adalah sel C12. Begitu seterusnya.
=== 7.2 Baris dan Kolom === Kolom maupun baris tersebut bisa dimanipulasi dari ukuran, disipi baris/kolom baru, maupun dihapus.
7.2.1 Menambah Baris/Kolom
1. Klik kanan pada label baris dan pilih Insert Rows untuk menyisipkan baris baru. Atau, klik menu Insert > Rows. Baris baru akan muncul di bagian atas baris yang dipilih.
2. Klik kanan pada label kolom dan pilih Insert Columns untuk menyisipkan kolom baru. Atau, klik menu Insert > Columns. Kolom baru akan muncul di bagian kiri kolom yang dipilih.
Apabila hendak menyisipkan banyak baris/kolom sekaligus, sorot sejumlah sel yang mewakili jumlah baris/kolom yang hendak disisipkan.
050.jpeg
Gambar 7.2: Cukup sorot sejumlah sel. Berdasarkan ilustrasi, apabila memilih untuk menyisipkan baris, maka delapan baris baru akan disisipkan di atas jangkauan sel yang dipilih. Apabila memilih untuk menyisipkan kolom, maka tiga kolom baru akan disisipkan di sisi kiri jangkauan sel yang dipilih.
7.2.2 Menghapus Baris/Kolom
1. Klik kanan pada label baris dan pilih Delete Rows untuk menghapus baris.
2. Klik kanan pada label kolom dan pilih Delete Columns untuk menghapus kolom.
Apabila hendak menghapus banyak baris/kolom sekaligus, sorot sejumlah sel yang mewakili jumlah baris/kolom yang hendak dihapus.
7.2.3 Mengubah Ukuran Baris/Kolom
Cara 1: Bebas
Yakni dengan teknik drag and drop. Petunjuk tetikus diarahkan pada garis batas antarbaris/antarkolom. Setelah petunjuk berubah bentuk menjadi panah dua arah, tahan tombol kiri tetikus dan seret. Setelah mencapai ukuran yang diinginkan, tombol kiri tetikus bisa dilepas.

Gambar 7.3: Contoh mengubah ukuran kolom. Letakkan pointer tetikus di antara kolom D dan E, kemudian klik dan seret.
Cara 2: Sesuai Isi Terlebar
Arahkan petunjuk tetikus di garis batas antarbaris/kolom. Setelah petunjuk berubah menjadi panah dua arah, klik ganda. Cara ini akan membuat kolom/baris memiliki lebar sesuai isi kolom/baris yang paling lebar/tinggi.
Cara 3: Terkendali
1. Klik kanan pada label baris/kolom.
2. Pilih Row Height… untuk tinggi baris atau Column Width… untuk lebar kolom.
3. Isikan angka pada kotak yang akan muncul, dan klik OK.
=== 7.3 Gabung, Tambah, dan Hapus Sel === 7.3.1 Menggabungkan Sel
Untuk menggabungkan sel, lakukan dua langkah berikut.
1. Sorot sejumlah sel yang hendak digabungkan.
2. Klik ikon Merge Cells.

Gambar 7.4: Menggabungkan sel. Ikon Merge Cells dilingkari paling atas.
7.3.2 Memisahkan Sel yang telah Digabung
Untuk memisahkan sel-sel yang telah digabung, cukup pilih/klik sel hasil penggabungan dan klik kembali ikon Merge Cells.
7.3.3 Menambah Sel
1. Klik kanan pada salah satu sel yang ingin ditambah pada bagian kiri atau atasnya.
2. Pilih Insert….
3. Pilih sesuai keinginan.
a. Shift cells down, menambah di atas sel yang dipilih.
b. Shift cells right, menambah di kiri sel yang dipilih.
c. Entire row, menambah baris baru di atas sel yang dipilih.
d. Entire column, menambah kolom baru di kiri sel yang dipilih.
4. Klik OK.

Gambar 7.5: Dialog untuk menambah sel.
7.3.4 Menghapus Sel
1. Klik kanan pada sel yang hendak dihapus.
2. Pilih Delete….
3. Pilih sesuai keinginan.
a. Shift cells up, sel-sel yang ada di bawah sel yang dihapus akan naik (menggantikan sel yang terhapus).
b. Shift cells left, sel-sel yang ada di kanan sel yang dihapus berpindah ke kiri (menggantikan sel yang terhapus).
c. Delete entire row(s), menghapus seluruh sel pada baris sel yang dihapus.
d. Delete entire column(s), menghapus seluruh sel pada kolom sel yang dihapus.
4. Klik OK.

Gambar 7.6: Dialog untuk menghapus sel.
=== 7.4 Penulisan Angka === Beberapa penulisan angka akan kita bahas, seperti nilai ribuan dan desimal, tanggal, hingga format buatan sendiri. Format angka ini cukup penting, karena mempengaruhi bagaimana angka-angka tersebut akan diolah.
Dalam pembuatan materi ini, penulis mengeset OOo dengan Indonesia sebagai setelan lokal, sehingga OOo menyesuaikan penulisan angka sesuai penulisan yang berlaku di Indonesia. Rujuklah kembali Bab 2 mengenai Bahasa dan Mata Uang.
7.4.1 Ribuan
Secara baku, Calc tidak memisah angka ribuan dengan tanda titik. Meski kita sudah mengetik 25.000, setelah menekan Enter, hasilnya akan berubah menjadi 25000.
Bagaimana caranya sehingga yang terjadi justru hal yang terbalik? Meski kita mengetik 25000, hasilnya adalah 25.000.
1. Sorot sel yang hendak diisi nilai.
2. Klik menu Format > Cells…, atau klik kanan pada salah satu sel yang disorot dan pilih Format Cells…, atau tekan Ctrl + 1.
3. Pada dialog yang muncul, pilih tab Numbers.
4. Pada kolom Category, pilih Number.
5. Centang opsi Thousands separator.
6. Klik OK.
Untuk mencoba apakah berhasil, ketik nilai ribuan pada salah satu sel yang telah disorot.

Gambar 7.7: Menambahkan tanda pemisah ribuan.
7.4.2 Desimal
Secara baku pula, nilai pecahan akan dibulatkan oleh Calc. Jadi, apabila kita mengetik 100,50, setelah menekan Enter, akan berubah menjadi 101.
Lalu, bagaimana caranya supaya kita bisa mengetik angka di belakang koma?
1. Sorot sel yang hendak diisi nilai.
2. Klik menu Format > Cells…, atau klik kanan pada salah satu sel yang disorot dan pilih Format Cells…, atau tekan Ctrl + 1.
3. Pada dialog yang muncul, pilih tab Numbers.
4. Pada kolom Category, pilih Number.
5. Pada opsi Decimal places, isikan banyaknya angka di belakang koma yang hendak diketik. Misalnya, dengan angka 2. Ini artinya, kita bisa mengetik nilai 100,25. Apabila kita mengetik nilai 100,257, maka Calc akan mengubahnya menjadi 100,26.
6. Klik OK.
056.jpeg
Gambar 7.8: Mengeset angka di belakang koma.
7.4.3 Tanggal
Heran ketika mengetik 12 Desember 2009 malah berubah menjadi 12/12/09? Setelan baku Calc memang seperti itu. Mari kita ubah.
1. Sorot sel yang hendak diisi tanggal.
2. Klik menu Format > Cells…, atau klik kanan pada salah satu sel yang disorot dan pilih Format Cells…, atau tekan Ctrl + 1.
3. Pada dialog yang muncul, pilih tab Numbers.
4. Pada kolom Category, pilih Date.
5. Pada kolom Format, pilih format tanggal yang diinginkan. Karena ingin mengetik 12 Desember 2009, maka pilih 31 Desember 1999.
6. Klik OK.
Sekarang, bahkan ketika kita mengetik 10/11/08 pada salah satu sel yang telah disorot, otomatis Calc membuatnya menjadi 10 November 2008.

Gambar 7.9: Mengeset format tanggal.
7.4.4 Format Buatan Sendiri
Ada beberapa contoh.
Satuan Kilogram
Misalnya, kita ingin menambah satuan kilogram (kg) pada setiap nilai yang kita ketik. Apabila kita langsung mengetik misalnya 12 kg, maka Calc akan menerjemahkannya sebagai teks. Sementara, fungsi matematis seperti penjumlahan tidak bisa dipakai untuk teks. Mari kita akali.
1. Sorot sel.
2. Klik menu Format > Cells…, atau klik kanan pada salah satu sel yang disorot dan pilih Format Cells…, atau tekan Ctrl + 1.
3. Pada dialog yang muncul, pilih tab Numbers.
4. Di bagian bawah tab, ada kotak isian paling panjang bernama Format code. Isikan format #.# “kg”. Tanda dua pagar yang dipisahkan titik bahwa bilangan ribuan dipisah oleh titik.
5. Klik ikon Add.
6. Klik OK.
058.jpeg
Gambar 7.10: Contoh membuat format sendiri. Kode diketikkan pada baris Format code (kiri), kemudian disimpan dengan tombol Add (kanan).
Format Tanggal HH-BB-TTTT
Calc memang tidak menyediakan format tanggal seperti itu. Sehingga, kita tidak bisa mengetik tanggal seperti 16-10-2008. Bagaimana mensiasatinya? Kita buat sendiri.
1. Sorot sel.
2. Klik menu Format > Cells…, atau klik kanan pada salah satu sel yang disorot dan pilih Format Cells…, atau tekan Ctrl + 1.
3. Pada dialog yang muncul, pilih tab Numbers.
4. Isikan dd-mm-yyyy pada kotak isian Format code.
5. Klik ikon Add.
6. Klik OK.
=== 7.5 Perataan Teks === 7.5.1 Horisontal
Setidaknya, ada empat perataan.
1. Kiri, klik ikon Align Left atau tekan Ctrl + L.
2. Tengah, klik ikon Centered atau tekan Ctrl + E.
3. Kanan, klik ikon Align Right atau tekan Ctrl + R.
4. Kiri dan kanan, klik ikon Justified atau tekan Ctrl + J.

Gambar 7.11: Dari kiri ke kanan: ikon Align Left, Centered, Align Right, dan Justified.
7.5.2 Vertikal
Setidaknya, ada tiga perataan.
1. Atas, klik ikon Align Top. 2. Tengah, klik ikon Align Center Vertically. 3. Bawah, klik ikon Align Bottom. Ketiga ikon ini secara baku tidak ditampilkan. Rujuklah pada Bab 2 subbab Baris Alat.

Gambar 7.12: Ikon Align Top (atas), Align Center Vertically (tengah), dan Align Bottom (kanan)
=== 7.6 Arah Teks === Kita bisa mengetik teks pada suatu sel tegak lurus vertikal, miring ke kiri 45 derajat, atau sebaliknya.
1. Sorot/pilih sel.
2. Klik menu Format > Cells…, atau klik kanan pada salah satu sel yang disorot dan pilih Format Cells…, atau tekan Ctrl + 1.
3. Pilih tab Alignment.
4. Klik pada sisi roda yang tersedia pada seksi Text orientation. Atau, isikan derajat kemiringannya pada kotak Degrees.
5. Supaya teks benar-benar masih di dalam sel, pilih ikon Text Extension Inside Cell.
6. Klik OK.
061.jpeg
Gambar 7.13: Menyetel kemiringan teks.
Pada saat kita mengetik pada sel yang telah diformat, teks memang tidak langsung miring. Namun, setelah kita menekan Enter, baru kelihatan efeknya.
=== 7.7 Bingkai === Dengan bingkai ini, kita bisa membuat tampilan tabel pada lembar kerja Calc.
7.7.1 Memberi Bingkai
1. Sorot/pilih sel.
2. Klik ikon Borders.
3. Klik salah satu dari 12 ikon yang tersedia, kecuali ikon paling kiri atas.

Gambar 7.14: Membuat tabel dengan bingkai. Sorot selnya, kemudian klik ikon Borders, dan pilih salah satu ikon yang tersedia. 7.7.2 Membuang Bingkai
1. Sorot/pilih sel yang hendak dibuang bingkainya.
2. Klik ikon Borders.
3. Klik ikon paling kiri atas.
7.7.3 Bingkai Lebih Lanjut
Misalnya, kita hendak membuat tabel dengan garis-garis berwarna hijau dengan tebal 1 pt.
1. Sorot/pilih sel.
2. Klik kanan pada sel yang disorot/dipilih.
3. Klik Format Cells….
4. Pilih tab Borders.
5. Pada opsi Default, pilih ikon keempat dari kiri.
6. Pada kolom Style, pilih 1,00 pt.
7. Pada opsi Color, pilih Green.
8. Klik OK.
Banyak yang bisa dilakukan dengan bingkai sel untuk membuat tabel. Selamat bereksperimen.
=== 7.8 Latar Belakang === 1. Sorot/pilih sel.
2. Klik ikon Background Color.
3. Klik salah satu warna.

Gambar 7.15: Latar belakang sel. ====== LEMBAR KERJA ====== Sel-sel yang kita bahas sebelumnya, membentuk lembar kerja. Sebuah dokumen Calc, bisa terdiri dari lebih dari satu lembar kerja. Kita pun bisa mengelompokkan berbagai data pada masing-masing lembar kerja dalam satu dokumen Calc.
=== 8.1 Navigasi Lembar Kerja === 8.1.1 Memilih Lembar Kerja
Untuk memilih lembar kerja, cukup dengan menklik pada tab nama lembar kerja. Tab tersebut berada pada sisi kiri, baris yang sama dengan penggulung layar horisontal.

Gambar 8.1: Tab nama lembar kerja.
Apabila henda memilih lebih dari satu lembar kerja, tahan tombol Ctrl sembari menklik. Dalam kondisi terpilih lebih dari satu, apabila kita mengetik sesuatu pada salah satu lembar, maka teks yang sama juga akan muncul pada lembar terpilih yang lain.
8.1.2 Berpindah Lembar Kerja
Untuk berpindah dari satu lembar kerja ke lembar kerja yang lain, maka caranya pun hanya tinggal menklik pada tab nama lembar kerja yang ingin dituju.
8.1.3 Navigasi Lainnya
Dalam suatu kondisi, kita memiliki cukup banyak lembar kerja dalam satu dokumen Calc. Tab-tab namanya pun berdempet dengan penggulung layar. Sebagian tab, akhirnya tersembunyi. Bagaimana kita bisa memilihnya jika sudah begitu?

Gambar 8.2: Dari kiri ke kanan: Ke lembar paling depan, ke lembar kiri, ke lembar kanan, dan ke lempar paling akhir.
Tenang, kita bisa menggeser posisinya. Yakni, dengan empat tombol navigasi yang tersedia di sebelah kiri kumpulan tab nama lembar kerja.
=== 8.2 Menambah Lembar Kerja === 8.2.1 Lembar Kerja Baru 1. Klik menu Insert > Sheet….
2. Lihat seksi Position.
a. Pilih Before current sheet, jika lembar baru ingin ditambah di sebelah kiri lembar yang aktif sekarang.
b. Atau, pilih After current sheet, untuk lembar baru yang disisipkan di sebelah kanan.
3. Lihat seksi Sheet.
a. Pastikan opsi yang terpilih adalah New sheet.
b. Isi jumlah lembar baru yang hendak ditambah pada No. of sheets. Misalnya, 1.
c. Apabila No. of sheets hanya diisi 1, maka kotak Name akan aktif. Kita bisa memberikan nama untuk lembar yang baru.
4. Klik OK.

Gambar 8.3: Menyisipkan lembar kerja baru. 8.2.2 Lembar Kerja dari Dokumen Lain
Dengan begini, kita bisa mengambil data dari lembar kerja dokumen Calc atau pengolah angka lainnya yang didukung.
1. Klik menu Insert > Sheet From File….
2. Jendela Insert otomatis terbuka. Cari dokumen lembar kerja yang didukung.
3. Klik Insert. Kita akan dibawa ke dialog Insert Sheet.
4. Klik salah satu atau semua lembar kerja yang tersedia pada kotak. Untuk memilih lebih dari satu lembar kerja, tekan Ctrl sembari menklik.
5. Centang opsi Link apabila ingin lembar yang disipkan bisa berubah sesuai modifikasi pada dokumen aslinya. Apabila opsi ini dicentang, kita tidak bisa mengutak-atik lembar kerja yang disisipkan. Karena, semua perubahan pada lembar kerja tersebut akan hilang tiap diperbaharui. Perubahan harus dilakukan pada dokumen asli.
6. Klik OK.

Gambar 8.4: Menyisipkan lembar kerja dari dokumen lain.
=== 8.3 Memindah/Menyalin Lembar Kerja === 8.3.1 Memindah Lembar Kerja
1. Klik dan seret tab nama lembar kerja ke kiri atau ke kanan hingga posisi yang diinginkan.
2. Atau, klik kanan tab nama lembar yang ingin dipindah.
3. Pilih Move/Copy Sheet….
4. Pilih dokumen yang dituju pada kotak To document.
5. Pilih posisi yang dituju pada kotak Insert before.
6. Klik OK.
8.3.2 Menyalin Lembar Kerja
1. Tekan Ctrl sembari menyeret tab nama lembar kerja ke kiri atau ke kanan hingga posisi yang diinginkan.
2. Atau, klik kanan tab nama kerja yang ingin dipindah.
3. Pilih Move/Copy Sheet….

Gambar 8.5: Opsi yang muncul saat menklik kanan tabnama lembar kerja.
4. Pilih dokumen yang dituju pada kotak To document.
5. Centang opsi Copy.
6. Pilih posisi yang dituju pada kotak Insert before.
7. Klik OK.
=== 8.4 Mengubah Nama Lembar Kerja === 1. Klik dua kali tab nama lembar kerja yang hendak diganti.
2. Atau, klik kanan pada tab nama lembar kerja tersebut.
3. Pilih Rename Sheet….
4. Hapus nama lama dan ketik nama baru pada kotak Name.
5. Klik OK.
=== 8.5 Menghapus Lembar Kerja === 1. Klik kanan tab nama lembar kerja yang hendak dihapus.
2. Pilih Delete Sheet….
3. Pilih Yes pada pesan peringatan yang muncul.
=== 8.6 Freeze dan Split === Kita bisa membuat salah satu bagian lembar kerja membeku atau freeze. Atau, membuat lembar kerja terbagi menjadi empat dengan fitur split.
8.6.1 Freeze 1. Letakkan tanda sisip pada sel yang akan menjadi perpotongan baris dan kolom yang membeku.
2. Klik menu Window > Freeze.
Sekarang, kolom bagian kiri dan baris bagian atas sebelum tanda sisip akan membeku. Apabila kita menyeret batang penggulung, hanya kolom dan baris setelahnya yang bisa bergerak.
Untuk mengembalikan keadaan semula, lakukan langkah 2 sekali lagi.
8.6.2 Split 1. Letakkan tanda sisip pada sel yang akan menjadi titik pusat pemotongan lembar kerja.
2. Klik menu Window > Split.
Berbeda dengan freeze, split membuat empat bagian lembar kerja yang dipotong bisa digerakkan via batang penggulung. Untuk mengembalikan keadaan semula, lakukan langkah 2 sekali lagi.
====== REFERENSI ====== === 9.1 Apa itu Referensi? === Referensi adalah tautan ke sumber lain. Referensi akan sering kita pakai, terutama saat berurusan dengan formula. Seperti melaksanakan operasi matematis, statistik, hingga logika.
Referensi terdiri dari jangkauan, lembar kerja, hingga dokumen. Referensi juga akan sering dipakai apabila bekerja dengan formula.
=== 9.2 Sifat Referensi === Apabila referensi disalin ke atas atau bawah, maka bagian yang dipengaruhi adalah baris. Sementara apabila disalin ke kiri atau ke kanan, maka yang dipengaruhi adalah kolom. Selain itu, apabila disalin antara lembar kerja, maka yang dipengaruhi adalah rujukan lembar kerja.
Berdasarkan arah salinan ini, maka sifat referensi setidaknya ada tiga.
9.2.1 Absolut
Referensi jenis ini tidak merubah sumber rujukan meski disalin ke atas, bawah, kanan, maupun kiri dari posisi semula ditulis. Contohnya ialah =$A$1, =$C$2:$D$4, dan =$Sheet2.$B$3.
Contoh pertama merujuk pada sel A1 dan tidak akan berubah menjadi A2 apabila disalin ke bawah atau B1 apabila disalin ke kiri. Begitu pula dengan contoh kedua yang merujuk pada jangkauan C2:D4, serta referensi yang merujuk pada sel B3 di lembar kerja Sheet2.
9.2.2 Relatif
Berbeda dengan referensi absolut, referensi relatif akan berubah sesuai arah menyalin. Sebagai contoh =Sheet3.C3 yang ditulis dalam sel D4 di Sheet2. Apabila disalin ke atas satu baris, maka akan menjadi Sheet3.C2. Sementara jika disalin ke kanan satu kolom akan menjadi Sheet3.D2. Selain itu, apabila disalin satu lembar kerja ke kiri maka akan menjadi Sheet2.C3.
9.2.3 Campuran
Kedua jenis referensi sebelumnya bisa dikombinasikan, sehingga terbentuk referensi baru, di mana di satu elemen (kolom misalnya) dalam kondisi statis (absolut), sementara yang lain dalam kondisi dinamis (relatif).
Untuk menandai bagian yang dinamis, tentunya tidak perlu diberi label $ di depan elemen terkait. Sebagai contoh Sheet3.$C3. Bagian yang absolut adalah kolom C.
=== 9.3 Contoh Sederhana === Pertama-tama, kita sediakan data seperti yang ada pada ilustrasi berikut ini.

Gambar 9.1: Sediakan data.
Kemudian, ketik tanda sama dengan (=) pada sel D2 dan klik pada sel B2. Pastikan, sel B2 kini dilingkupi persegi berwarna merah, dan pada sel D2 muncul teks =B2. Apabila demikian, selanjutnya tekan Enter. Apabila berhasil di tahap ini, maka sel D2 akan berisi data yang sama dengan B2.

Gambar 9.2: Ketik referensi.
Selanjutnya, kita salin isi sel D2 ke bawah hingga sel D5. Kita dapati bahwa isinya akan sama dengan sel B2 sampai B5.

Gambar 9.3: Salin.
Sel yang kita pakai adalah relatif. Untuk mengecek referensi yang berubah, klik salah satu sel (D2 sampai D5). Kemudian, perhatikan isi baris Input line. Tiap sel (D2 sampai D5) memiliki referensi yang berubah sesuai arah salinannya.

Gambar 9.4: Referensi yang berubah sesuai arah salinan, karena referensi yang dipakai adalah relatif.
Lalu, bagaimana jika pada sel D2 kita ketik referensi =$B$2?
Silakan dicoba.
====== FORMULA ====== Dengan formula/rumus, kita bisa melakukan sejumlah operasi dengan cukup mudah, seperti operasi matametika, statistika, hingga logika.
=== 10.1 Operator === Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita mengenal beberapa operator yang bisa dipakai dalam formula.

Tabel 10.1 Operator untuk operasi formula.
=== 10.2 Operasi Sederhana === Berbekal operator-operator di atas, kita bisa membuat sejumlah formula sederhana, seperti pada ilustrasi di bawah ini.

Gambar 10.1: Contoh operasi sederhana.
=== 10.3 Operasi Matematika === Beberapa formula untuk operasi matematika yang disediakan oleh OOo Calc antaranya penjumlahan (SUM), perpangkatan (POWER), serta akar (SQRT).

Tabel 10.2 Struktur beberapa formula matematika.
Silakan mencoba berdasar gambar berikut.

Gambar 10.2: Contoh operasi matematika.
=== 10.4 Operasi Statistika ===
Gambar 10.3: Contoh operasi statistika.
Antaranya ialah MIN (data terkecil), MAX (terbesar), AVERAGE (rata-rata), dan STDEV (standar deviasi).


Tabel 10.3 Struktur beberapa formula statistika.
=== 10.5 Operasi Logika === Satu dari enam formula logika yang sering dipakai ialah logika IF. Strukturnya ialah: =IF(TES;BENAR;SALAH).
1. TES, pernyataan uji.
2. BENAR, pernyataan jika nilai uji adalah benar.
3. SALAH, pernyataan jika nilai uji ternyata salah.

Gambar 10.4: Contoh operasi logika.
Sebagai contoh, isi sel A1 sampai A10 dengan nilai 1 sampai 10. Pada sel C1, ketik rumus =IF(A1>5;”Besar”; ”Kecil”). Kemudian, salin rumus itu ke kesembilan sel di bawahnya. Sebagai catatan, apabila yang dijadikan pernyataan benar dan salah ialah teks, maka harus diapit dengan tanda petik. Sementara bila angka, tidak perlu diapit tanda petik.
=== 10.6 Operasi String/Teks ===
Gambar 10.5: Contoh operasi string.
Beberapa formula yang bisa kita pakai adalah sebagai berikut.


Tabel 10.4 Struktur beberapa formula string/teks.
=== 10.7 Operasi Lainnya === Formula-formula yang disebutkan dalam bab ini hanya sedikit dari formula-formula yang disediakan oleh Calc. Setidaknya, terdapat sebelas kategori formula yang ada. Dan untuk melihatnya, cukup dengan menklik menu Insert > Function. Atau, tekan Ctrl + F2. Atau juga, dengan menklik menu Insert > Function List.
Gambar 10.6: Daftar operasi lainnya.
====== BEKERJA DENGAN DATA ====== Kita akan melihat bagaimana caranya mensortir dan mengurut data.
=== 11.1 Sortir === Kita bisa membuat data tertentu terlihat, sementara data yang lain disembunyikan, sesuai kriteria yang kita buat.
11.1.1 Sortir Otomatis
Sebelum mulai, kita sediakan data seperti pada gambar berikut untuk contoh.

Gambar 11.1: Data contoh.
Aktivasi Sortir
1. Letakkan tanda sisip pada sel tajuk data. Dalam hal ini contoh, pada sel A1 atau B1.
2. Klik menu Data > Filter > AutoFilter.
Menggunakan Sortir
Hasil dari aktivasi sortir adalah semacam tombol panah pada tajuk tabel data. Kita bisa menklik pada tombol tersebut untuk melihat data yang sesuai dengan kriteria yang ada secara otomatis.
Misalnya, kita ingin melihat item mana yang bernilai 4.
1. Klik tombol panah pada tajuk Nilai.
2. Klik nilai 3 pada senarai yang muncul.

Gambar 11.2: Muncul tombol panah pada tajuk data setelah AutoFilter dijalankan.
Membuat Sortir
Misalnya, kita ingin melihat item mana yang nilainya lebih besar dari 5.
1. Klik tombol panah pada tajuk Nilai.
2. Klik Standard Filter….
3. Kita fokus pada Filter criteria baris pertama.
4. Field name isikan Nilai.
5. Condition isikan > (tanda lebih besar).
6. Value isikan 5.
7. Klik OK.
086.jpeg
Gambar 11.3: Membuat sortir.
11.1.2 Sortir Biasa
Sebelum mulai, kita sediakan data seperti pada gambar berikut untuk contoh.

Gambar 11.4: Data contoh.
Dari data di atas, kita ingin melihat data dengan nama item diawali dengan Item 1 dan bernilai lebih dari 5.
1. Klik pada salah satu tajuk tabel data, bisa di A1 atau B1.
2. Klik menu Data > Standard Filter….
3. Baris pertama Filter criteria.
a. Field name diisi Nama Item.
b. Condition diisi dengan Begins with.
c. Value diisi dengan Item 1.
4. Baris kedua Filter criteria.
a. Operator diisi dengan AND.
b. Field name diisi dengan Nilai.
c. Condition diisi dengan > (tanda lebih besar).
d. Value diisi dengan 5.
5. Klik OK.
088.jpeg
Gambar 11.5: Membuat sortir.
11.1.3 Membuang Hasil Sortir
Apabila ingin mengembalikan tampilan data kembali, klik pada tajuk data dan klik menu Data > Filter > Remove Filter.
11.1.4 Menyembunyikan Sortir Otomatis
Apabila kasusnya kita memakai sortir otomatis, membuang hasil sortir tidak serta merta membuang tombol panah pada tajuk tabel data.
Hal yang dilakukan selanjutnya adalah klik menu Data > Filter > Hide AutoFilter.
=== 11.2 Urut === Kita sediakan data seperti pada materi Sortir Biasa, yakni Gambar 11.1. Patut diingat. Setiap kali hendak mengurut data, kita harus menyorot data yang terkait untuk diurut. Ini untuk menjaga kesesuaian data.
Misalnya, kita memiliki data sebanyak tiga kolom. Data yang hendak diurut berada pada kolom pertama. Apabila kita hanya menyorot lalu mengurut data pada kolom pertama, maka data pada dua kolom selanjutnya tidak akan mengikuti posisi data pada kolom pertama. Ini akan membuat kekacauan data. Jadi, pastikan seluruh data yang terkait harus disorot.

Gambar 11.6: Contoh perbedaan hasil urut.
Kita akan membagi cara mengurut data sesuai kolom yang menjadi target pengurutan.
11.2.1 Mengurut Kolom Pertama
Ini cara mengurut data paling simpel.
1. Sorot kedua kolom.
2. Klik ikon Sort Ascending untuk mengurut dari nilai terkecil ke nilai paling besar.
3. Atau, klik Sort Descending untuk sebaliknya.

Gambar 11.7: Ikon Sort Ascending (kiri) dan Sort Descending (kanan).
11.2.2 Mengurut Bukan Kolom Pertama
Kita ingin mengurut nama item dari nilai terkecil ke terbesar.
1. Sorot kedua kolom, termasuk tajuknya.
2. Klik menu Data > Sort.
3. Di seksi Sort by, pilih Nilai dan opsi Ascending.
4. Klik OK.
091.jpeg
Gambar 11.8: Mengurut data bukan dari kolom pertama.
====== BAGAN DATA ====== Dalam beberapa situasi, kita ingin menyajikan data dalam bentuk grafik atau bagan, seperti dalam bentuk batangan, piramida, hingga lingkaran.
=== 12.1 Mempersiapkan Data === Sebelum memulai, ada baiknya kita mempersiapkan data seperti yang terlihat di bawah ini.

Gambar 12.1: Contoh data.
=== 12.2 Membuat Bagan === Selanjutnya, kita bisa memblok data mulai dari sel A5 sampai D9. Lanjut menklik ikon Chart atau klik menu Insert > Chart…. Akan muncul sebuah dialog. Kita harus menjalani serangkaian langkah untuk menghasilkan bagan.

Gambar 12.2: Ikon Chart (paling kanan),
12.2.1 Langkah 1
Di sini, kita dapat memilih jenis-jenis bagan yang ingin dipakai. Pilih jenisnya di Choose a chart type, maka akan muncul subjenis bagan yang dipilih. Klik salah satunya, dan kita bisa mengakhiri pembuatan bagan dengan menklik Finish atau mengeset lebih lanjut dengan menklik Next ». Dalam hal ini, bagan yang kita inginkan belum ke bentuk akhir yang tepat. Jadi, kita pilih klik Next ».
094.jpeg
Gambar 12.3: Memilih jenis bagan pada langkah pertama.
12.2.2 Langkah 2
Pada langkah ini, kita menentukan kembali jangkauan data untuk referensi bagan. Dalam contoh, tidak ada yang perlu diubah. Pastikan opsi First row as label dan First column as label dalam kondisi tercentang. Kemudian, silakan pilih untuk segera Finish atau Next ». Untuk contoh, kita kembali memilih Next ».
095.jpeg
Gambar 12.4: Menentukan jangkauan data pada langkah kedua.
12.2.3 Langkah 3
Pada langkah ini, kita bisa mengatur seri-seri data. Setiap label yang dimiliki dapat diubah lagi jangkauan datanya. Namun dalam contoh, hal ini tidak perlu lagi dilakukan. Silakan pilih Finish atau Next ». Untuk contoh, kita pilih Next ».
096.jpeg
Gambar 12.5: Menentukan seri-seri data pada langkah ketiga.
12.2.4 Langkah 4
Kita bisa memasukkan judul bagan beserta subjudulnya pada kotak Title dan Subtitle. Label untuk sumbu X dan Y bisa diberikan pada kotak X axis dan Y axis. Bisa pula menentukan garis-garis yang tampak serta legenda pada Display grids dan Display legend. Selanjutnya, klik Finish.
097.jpeg
Gambar 12.6: Menentukan label untuk bagan pada langkah terakhir.
12.3 Menyunting Bagan
Seusai bagan rampung pun, biasanya kita hendak mengatur sesuatunya lebih lanjut, seperti posisi bagan dalam lembar kerja, ukurannya, hingga warnanya. Sebelum melanjutkan langkah ini, disarankan untuk keluar dari modus sunting dengan menekan tombol Esc atau klik di luar bagan.

Gambar 12.7: Hasil bagan langsung masuk ke modus sunting. Ini ditandai dengan tiga petak hitam di sisi-sisi objek bagan.
12.3.1 Posisi dan Ukuran
Untuk posisi dan ukuran, setidaknya ada dua cara. Pertama, dengan menyeret gambar langsung (drag and drop) untuk posisi. Sementara untuk ukuran, kita bisa menyeret gagang (kotak hijau di sisi gambar).
Cara lainnya dengan menklik kanan pada gambar dan pilih Position and Size…. Pada dialog yang muncul, pilih tab Position and Size.
Anda bisa mengatur posisi bagan pada Position. Posisi sumbu X dan Y di kotak Position X dan Position Y. Sementara Size adalah ukuran, di mana Width lebar bagan dan Height tingginya. Bila ingin bagan memiliki rasio lebar dan tinggi yang tetap, maka opsi Keep ratio mesti dicentang.
12.3.2 Perwajahan
Jika ingin mengubah warna, tebal karakter, hingga ukuran dan jenis karakter, kita bisa menklik ganda pada bagan. Selanjutnya, kita bisa menklik tiap item pada bagan dan menklik kanan untuk beragam operasi yang disediakan.
Untuk lebih lanjut, silakan merujuk pada bab selanjutnya untuk mengubah warna.
12.3.3 Jenis Bagan
Apabila sudah terlanjur memilih jenis bagan berbentuk batang, kita sebenarnya masih bisa mengubah bentuk itu ke bentuk yang lain, misalnya donat. Caranya cukup gampang, dengan menklik ganda bagan untuk masuk ke modus sunting. Setelah masuk, klik kanan dan pilih Chart Type…. Akan muncul sebuah dialog, dan kita bisa mengubah gaya bagan dengan segera.
====== GRAFIK DAN FONTWORK ====== === 13.1 Objek Menggambar === Objek menggambar ini adalah objek yang dibuat langsung oleh kita di dokumen, seperti gambar bintang, persegi, dan lainnya.
13.1.1 Menyisipkan dan Menghapus Objek
Menyisipkan Objek
Sebagai contoh, kita hendak menyisipkan bangun segilima.
1. Klik panah pada ikon Basic Shapes.
2. Klik ikon Regular Pentagon.

Gambar 13.1: Menklik panah ikon Basic Shapes, lalu menklik ikon Regular Pentagon.
3. Pointer tetikus akan berubah. Kita bisa menggambar di dokumen dengan menahan tombol kiri tetikus dan menyeretnya hingga bentuk yang diinginkan. Setelah itu, lepaskan tombol kiri tersebut.
Sebelum menyisipkan objek tersebut, harus dipastikan baris alat Drawing telah tampil. Umumnya, di bagian bawah jendela Calc. Apabila tidak terlihat, bisa ditampilkan dengan dua cara. Pertama, klik ikon Show Draw Functions. Atau kedua, klik menu View > Toolbars > Drawing.

Gambar 13.2: Ikon Show Draw Functions.
Objek yang digambar akan langsung aktif. Ditandai dengan delapan kotak biru mengelilingi objek. Dalam kondisi ini, kita tidak bisa mengetik. Untuk keluar dari modus aktif, tekan Esc atau klik di luar objek.

Gambar 13.3: Contoh objek yang aktif.
Menghapus Objek
1. Klik objek yang hendak dihapus.
2. Setelah objek aktif, tekan Delete.
13.1.2 Posisi
Cara 1
Letakkan pointer tetikus tepat di tengah objek hingga berubah menjadi panah empat arah. Selanjutnya, klik dan tahan tombol kiri tetikus sembari menyeret objek. Setelah berada pada posisi yang diinginkan, lepaskan tombol tetikus.
Catatan: Ini tidak dapat dilakukan bila dalam modus rotasi (penjelasan selanjutnya). Karena jika dalam modus rotasi, bukan berpindah tempat, objek malah berputar-putar.
Cara 2
1. Klik kanan objek dan pilih Position and Size.
2. Pilih tab Position and Size.
102.jpeg
Gambar 13.4: Mengatur posisi objek.
3. Kita bisa mengatur posisi horisontal pada kotak Position X dan vertikal pada Position Y.
4. Kita juga bisa mengatur bagian objek yang menjadi patok ukur pada kotak Base point di sisi kanannya. Masing-masing titik mewakili posisi patok ukur pada objek.
5. Klik OK.
13.1.3 Ukuran
Cara 1
1. Aktifkan/klik objek
2. Seret salah satu gagang yang muncul (titik-titik biru).
3. Apabila ingin mempertahankan rasio antara panjang dan lebar, seret sembari menahan tombol Shift.
103.jpeg
Gambar 13.5: Menentukan ukuran objek.
Cara 2
1. Klik kanan objek.
2. Klik Position and Size.
3. Pilih tab Position and Size.
Tebal4. Isi ukuran di kotak Width (lebar) dan/atau Height (tinggi).
5. Untuk mempertahankan rasio, centang opsi Keep ratio sebelum mengisi kotak Width dan Height.
6. Sebagai titik awal pengukuran, kita bisa memilih salah satu titik pada kotak Base point. Ini akan mempengaruhi arah penambahan maupun pengurangan lebar dan tinggi objek.
7. Klik OK.
13.1.4 Rotasi dan Kemiringan
Cara 1
1. Aktifkan/klik objek.
2. Klik ikon Rotate.

Gambar 13.6: Ikon Rotate.
3. Untuk memutar objek, seret salah satu gagang sudut. Tahan Shift untuk batasan tiap putar 15 derajat.
4. Untuk memiringkan objek, seret salah satu gagang sisi.

Gambar 13.7: Objek dalam modus rotasi.
Lingkaran di tengah objek adalah titik putar. Memindahkan titik ini, akan mengubah titik putar. Misalnya, kita menyeret titik putar ke sudut kanan atas, maka ketika objek diputar, maka yang menjadi pusatnya adalah sudut kanan atas tersebut.
Cara 2
Rotasi
1. Klik kanan objek dan pilih Position and Size > tab Rotation.
2. Pivot point, tentunya titik putar. Kita bisa menentukan koordinatnya dengan mengisi di kotak Position X (posisi X) dan Position Y (posisi Y). Atau, klik salah satu dari sembilan tombol yang ada pada kotak sebelah kanan.
3. Rotation angle, besarnya putaran, diisi pada kotak Angle atau klik dari kedelapan tombol di sisi kanan.
Kemiringan
1. Klik kanan objek dan pilih Position and Size > tab Slant & Corner Radius.
2. Corner radius, kebulatan sudut-sudut objek. Bisa diisi langsung di kotak Radius.
3. Slant, kemiringan objek, diisi pada kotak Angle.

Gambar 13.8: Contoh Corner Radius.
13.1.5 Warna/Gaya Isi dan Garis
Ada yang mengganjal. Objek yang kita gambar memiliki warna biru. Apakah bisa diganti? Tentunya bisa.
Isi
Gambar 13.9: Area Style / Filling. Di kiri untuk memilih model pengisian, dan kanan untuk menentukan apa isinya.
1. Aktifkan objek.
2. Ubah sesuai keinginan kedua senarai Area Style / Filling yang otomatis muncul.
3. Atau, klik kanan objek dan pilih Area….
Garis 1. Aktifkan objek.
2. Ubah sesuai keinginan Line Style untuk gaya garis, Line Width menentukan tebal garis, dan Line Color untuk memilih warna garis.
3. Atau, klik kanan objek dan pilih Line….

Gambar 13.10: Line Style (kiri), Line Width (tengah), dan Line Color (kanan).
13.1.6 Tumpukan dan Pengelompokan Objek
Tumpukan Objek
Misalnya, kita membuat tiga objek dimulai dari segi empat, persegi panjang, lalu lingkaran. Apabila disusun menumpuk, maka lingkaran yang kita buat terakhir berada paling atas.
Lalu, bagaimana jika kita ingin lingkaran tersebut berada paling belakang? Kita bisa saja menghapus ketiganya, lalu menggambar lagi dengan urutan berbeda. Namun, lebih baik kita mencoba cara lain yang lebih mudah berikut.
1. Klik kanan pada objek yang hendak digeser, misalnya lingkaran.
2. Pilih Arrange.

Gambar 13.11: Contoh objek yang diubah tumpukannya.
3. Klik salah satu fungsi.
a. Send to Back untuk mengirim langsung objek yang dipilih ke susunan paling belakang.
b. Bring to Front akan membawa objek yang dipilih ke susunan paling depan.
c. Bring Forward akan membawa objek ke depan sebanyak satu langkah tiap kali klik.
d. Send Backward akan mengirim mundur satu langkah tiap kali klik.
Pengelompokan Objek
Objek-objek yang telah dibuat bisa digabungkan dalam satu kelompok. Dengan begitu, apabila satu objek dalam kelompok tersebut dipindah, maka objek lain yang terkait juga turut berpindah.
Membuat Kelompok Objek 1. Klik salah satu objek.
2. Klik objek lainnya sembari menekan Shift, hingga objek terakhir yang hendak dikelompokkan.
3. Klik kanan pada salah satu objek yang telah dipilih. 4. Pilih Group > Group.
Memisah Kelompok Objek
1. Klik kanan pada salah satu objek dalam kelompok.
2. Pilih Group > Ungroup\\. 13.1.7 Penjangkaran Suatu objek bisa kita jangkarkan pada elemen lembar kerja, yakni halaman atau sel. Dengan penambatan, maka akan mempengaruhi posisi dan perlakuan terhadap objek.
Aktivasi
1. Klik kanan objek
2. Pilih Anchor.
3. Pilih salah satu penjangkaran.
Jenis-jenis Penjangkaran
1. To page, objek terkunci pada halaman yang ia jangkari. 2. To cell, objek akan berpindah mengikuti sel tempat ia ditambatkan. Ukuran objek juga bisa berubah apabila sel- sel yang ditutupi oleh objek ukurannya diubah.
Memindah Jangkar
Jangkar objek dilambangkan dengan ikon berbentuk sauh. Klik lalu seret lambang tersebut untuk memindahkan jangkar.

Gambar 13.12: Gambar sauh di kiri atas adalah lambang penjangkaran objek.
13.1.8 Menambah Teks
1. Klik ganda (dua kali) pada objek yang hendak ditambahi teks. Sebuah tanda sisip akan muncul di tengah objek.
2. Ketik teks yang diinginkan.
3. Setelah selesai, tekan Esc untuk keluar dari objek.
Teks pada objek juga bisa kita format ukuran, jenis, tampilan cetak, hingga perataannya.
=== 13.2 Grafik Bitmap === Contohnya antara lain yang berjenis PNG, BMP, maupun JPG. Grafik semacam ini tidak bisa kita gambar langsung pada Calc dan harus dipersiapkan sendiri. Misalnya, foto paling narsis yang pernah kita miliki.
Beberapa fungsi seperti ukuran, posisi, dan pembengkokan teks telah dibahas pada objek menggambar. Jadi, selanjutnya tidak akan dibahas lebih rinci.
13.2.1 Menyisipkan dan Menghapus Gambar Menyisipkan Gambar
1. Klik menu Insert > Picture > From File…. Prosedur yang dilakukan sama seperti membuka sebuah berkas.
2. Cari gambarnya, pilih, dan klik Open.
Catatan: Apabila ingin menyisipkan gambar sebagai objek taut, maka centang opsi Link. Dengan memilih opsi ini, gambar tidak benar-benar disisipkan, melainkan hanya berupa referensi. Ukuran dokumen pun menjadi tidak dibebani ukuran gambar. Hanya saja, dokumen akan kehilangan gambar apabila salah satunya dipindah, atau nama gambar tersebut diubah.
Menghapus Gambar
1. Klik gambar yang hendak dihapus.
2. Tekan Delete.
13.2.2 Dari Objek Taut menjadi Objek yang Disisipkan
Apabila terlanjur menyisipkan gambar hanya berupa taut, kita masih bisa membuat gambar tersebut sebagai gambar yang disisipkan langsung ke dalam dokumen.
1. Klik menu Edit > Links….
2. Pilih gambar yang ditautkan.
3. Klik Break Link.
4. Klik OK.
13.2.3 Operasi Lainnya
Posisi, ukuran tumpukan, serta penjangkaran tak jauh beda dengan objek menggambar.
=== 13.3 Fontwork === Ingin membuat teks dengan tampilan artistik? Pakai fontwork.

Gambar 13.13: Contoh fontwork.
13.3.1 Menyisipkan Fontwork
1. Klik ikon Fontwork Gallery. Sebuah dialog akan muncul. Isinya adalah beragam jenis gaya fontwork bawaan OOo.
2. Klik salah satu gaya.
3. Klik OK.

Gambar 13.14: Ikon Fontwork Gallery.
13.3.2 Mengubah Teks
1. Klik dua kali pada fontwork, hingga muncul teks lain di tengah-tengahnya.
2. Hapus teks tersebut dan ganti dengan yang kita inginkan.
3. Setelah selesai, tekan Esc atau klik di luar fontwork.
13.3.3 Beragam Opsi
Fungsi-fungsi seperti posisi, ukuran, rotasi dan kemiringan, warna/gaya isi dan garis, tumpukan, pengelompokan, hingga penjangkaran tak berbeda jauh dengan objek menggambar.
13.3.4 Menggunakan Baris Alat Fontwork
Pada saat fontwork aktif/terpilih, maka sebuah baris alat bernama Fontwork akan muncul otomatis. Ada beberapa fungsi yang tersedia. Selamat bereksperimen.

Gambar 13.15: Dari kiri ke kanan: ikon Fontwork Gallery, Fontwork Shape, Fontwork Same Letter Heights, Fontwork Alignment, dan Fontwork Character Spacing.
Bentuk Fontwork
Klik ikon Fontwork Shape, maka kita akan memperoleh daftar bentuk-bentuk yang bisa dipilih. Klik salah satunya, maka dengan segera, fontwork yang aktif bentuknya berubah seperti bentuk yang kita pilih.
Ukuran Huruf Sama
Ingin semua huruf dalam teks fontwork memiliki tinggi yang sama (meskipun ada huruf besar dan kecil)? Tinggal klik ikon Fontwork Same Letter Heights.
Perataan
Klik ikon Fontwork Alignment, maka muncul sederet perataan yang bisa kita pilih. Perataan ini akan terlihat apabila fontwork yang aktif memiliki teks lebih dari satu baris.
Jarak Antarkarakter
Ingin membuat karakter dalam teks fontwork mendempet atau saling jauh? Klik saja ikon Fontwork Character Spacing. Akan muncul daftar yang bisa kita pilih.
13.3.5 Menghapus Fontwork
1. Klik fontwork yang hendak dihapus.
2. Tekan Delete.
====== OBJEK TAUT DAN BENAM (OLE) ====== OLE adalah singkatan dari Object Linking and Embedding. Bisa diartikan sebagai objek taut dan benam. Objek yang ditautkan atau dibenamkan berasal dari dokumen aplikasi lain, seperti dokumen Math yang disisipkan ke dalam dokumen Calc.
Berupa taut apabila yang disisipkan adalah referensinya saja. Perubahan terhadap objek asli akan mempengaruhi objek yang ditautkan dalam dokumen. Sementara objek benam berupa salinan. Apabila objek yang asli diubah, objek yang telah dibenamkan tidak serta-merta ikut berubah.
Sebagai contoh, kita saat ini bekerja dengan Calc. Kita tidak bisa membuat bentuk rumus, karena Calc tidak diperuntukkan bagi hal itu. Karena saat ini kita mengetik laporan yang menuntut untuk mengetik rumus, maka kita bisa memanggil dokumen Math untuk disisipkan ke dokumen Calc.
=== 14.1 Menyisipkan OLE === 14.1.1 Dari Dokumen yang Sudah Ada
Misalnya, kita telah mengetik dan menyimpan rumus dengan Math sebagai berkas tersendiri. Kita bisa memakai berkas itu untuk dimasukkan ke dalam dokumen yang saat ini kita ketik.
1. Klik menu Insert > Object > OLE Object….
2. Pilih Create from file.
3. Klik Search… untuk mencari berkas yang sudah dibuat.
4. Prosedurnya sama seperti membuka berkas. Setelah ditemukan, berkas diklik dan tekan Open.
114.jpeg
Gambar 14.1: OLE dari berkas yang sudah ada.
5. Centang opsi Link to file, apabila berkas yang disisipkan ini hanya berupa taut. Jika sebagai objek benam, maka tidak perlu dicentang. Lihat penjelasan di awal bab mengenai objek taut dan objek benam.
6. Klik OK.
14.1.2 Membuat Baru
1. Klik menu Insert > Object > OLE Object..
2. Pilih Create new.
3. Selanjutnya, kita memilih dari senarai Object type.
Sebagai contoh, kita akan menyisipkan rumus, maka yang dipilih adalah OpenOffice.org 3.1 Formula (karena OOo yang dipakai oleh buku ini adalah versi 3.1.1).
4. Klik OK.
5. Serta-merta, tampilan jendela kerja akan berubah. Ini normal. Kita bisa langsung mengetik rumus sekarang. Namun, dalam kesempatan kali ini, bekerja dengan Math atau Formula tidak akan dibahas. Math akan dibahas pada buku tersendiri.
6. Hanya sebagai contoh, ketik a over b = y.
7. Setelah selesai mengetik rumus, maka selanjutnya adalah kembali ke tampilan semula. Tekan saja Esc.
115.jpeg
Gambar 14.2: Mengetik rumus di Calc dengan fitur OLE.
=== 14.2 Menyunting OLE === Klik dua kali pada objek untuk masuk modus sunting. Untuk keluar dari modus sunting tersebut, tekan Esc.
=== 14.3 Menata OLE === Menata OLE (posisi, penjangkaran, dan lainnya) sama seperti menata objek/grafik yang dibahas pada bab sebelumnya.
=== 14.4 Menyimpan OLE === Objek yang telah kita buat dalam dokumen bisa disimpan sebagai dokumen tersendiri.
1. Klik kanan objek.
2. Klik Save Copy as
3. Selanjutnya, prosedur seperti menyimpan dokumen.
=== 14.5 Menghapus OLE === 1. Klik objek
2. Tekan Delete.

panduan/panduan_openoffice.org_untuk_pemula/openoffice.org_calc.txt · Last modified: 2013/11/01 16:27 (external edit)

Page Tools